Badak Delilah, seekor badak sumatera betina berusia 7 tahun, merupakan anak pertama yang berhasil melahirkan induk Delilah yang dikawinkan dengan badak Harapan. Ibu Delilah sendiri merupakan seekor badak yang lahir dari hasil kelahiran kedua Ratu Badak dan Badak Andalas di SRS TNWK pada tahun 2016.

“Badak Delilah ditemukan bersama anaknya di dalam hutan oleh penjaga satwa SRS TNWK,” jelas Satyawan Pudyatmoko, Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) KLHK.
Satyawan menambahkan, kondisi induk dan anak badak tersebut terpantau dengan baik. Anak badak tersebut kini dapat berdiri tegak dan berjalan. Tak lama setelah ditemukan ia sudah bisa menyusui dengan posisi berdiri. Saat ini induk dan pedet berada di kandang perawatan (boma) SRS TNWK, dengan bobot pedet 25 kg.
Baca Juga:Pemkot Targetkan Kemacetan di Pusat Kota Bogor Bakal Berkurang di Akhir Tahun IniDukungan Masif Anak Muda Buat Peluang Kemenangan Pasangan Prabowo-Gibran Semakin Besar
“SRS TNWK yang dikelola Balai Besar Taman Nasional Way Kambas bersama Yayasan Badak Indonesia ini terletak di zona khusus Taman Nasional Way Kambas. Tujuan utamanya adalah menghasilkan anakan badak sumatera untuk menjaga kelangsungan hidup badak sumatera. spesies yang kini terancam punah.Anak badak sumatera ini merupakan hasil program penangkaran.Kedepannya di SRS TNWK bisa dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya, kata Satyawan.

Sementara itu, Direktur Eksekutif YABI, Jansen Manansang menambahkan, badak Delilah yang melahirkan anak pertamanya ini merupakan hasil proses perkawinan alami di SRS TNWK.
“Kedepannya, Yayasan Badak Indonesia terus berkomitmen untuk membantu dan mendukung penuh program dan upaya Pemerintah Republik Indonesia khususnya dalam upaya konservasi badak di Indonesia,” tegas Jansen.
