JABAR EKSPRES – Kasus Covid-19 subvarian baru dari jenis Omicron EG.2 dan EG.5 yang mulai terdeteksi di Indonesia, membuat sejumlah wilayah kian bersiaga. Salah satunya Kota Bandung.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung menyampaikan, pihaknya mulai mewaspadai kemunculan kasus Covid-19 subvarian baru tersebut di wilayah Ibukota Jawa Barat (Jabar) itu.
Diketahui kasus Covid-19 di Indonesia kembali meningkat sejak akhir Oktober 2023. Kasus ini meningkat akibat kemunculan subvarian baru dari Omicron EG.2 dan EG.5.
Baca Juga:Media Visit Taman Safari Indonesia, Perkenalkan Program Akhir Tahun Safari MalamPERPUSNAS RI Melantik Pengurus Pusat GPMB 2023-2027
Sementara itu, Ira menuturkan, sejak pemerintah menetapkan endemi terhadap Covid-19. Pihaknya tidak lagi membuat laporan kasus Covid-19. Lantas saat ini personil yang berada di lapangan belum lagi memberikan hasil temuan.
Pasien yang berobat, kata Ira, sebatas terserang sejumlah penyakit ringan. “Karena masyarakat sekarang tidak seperti dulu. Tidak ada kewajiban untuk sebab setiap kali mengalami batuk dan flu,” katanya.
“Kita belum menemukan yang menunjukan ke arah positif covid,” pungkasnya. (zar)
