Daerah Rawan Bencana, Kabupaten Sukabumi Dapat Hibah Rp250 Juta dari BNPB

JABAR EKSPRES – Pemerintah kabupaten Sukabumi akan menerima dana hibah dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dana hibah tersebut  diperuntukkan bagi yang  terdampak bencana alam.

Hal tersebut disampaikan  kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, saat dirinya meninjau lokasi pergerakan tanah dikampung Tegalkaso, Desa Bencoy, kecamatan Cireunghas Kabupaten Sukabumi pada Kamis (7/12/2023).

“Jadi untuk tahap awal karena ini kelihatan sudah mulai terkendali, kemudian juga masyarakat pengungsi juga tidak banyak. Kami tahap awal memberikan anggaran operasional untuk pemerintah daerah,TNI, Polri. Nanti hibah diatur oleh pemda sukabumi sebanyak Rp250 juta,” ujarnya kepada awak media Kamis (7/12/2023).

Masih kata Suharyanto, ia menerangkan pemberian dana hibah sebesar Rp250 juta tersebut hanya hitungan kasar.

“Nanti apabila ada kekurangan bisa minta lagi, untuk tahap awal aja,” jelasnya.

Masih di kecamatan yang sama, Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri menjelaskan peruntukan dana hibah nantinya akan dibagi untuk beberapa daerah, bukan hanya diperuntukkan di kampung Tegalkaso saja.

“Untuk kepentingan mereka yg terdampak, dan tidak hanya di sini saja. Itu ada di beberapa kecamatan, ada (kecamatan) nagrak, dan lainnya. Kemudian kita akan atur untuk kepentingan mereka yg membutuhkan saat itu,” jelasnya.

Dari data yang dihimpun oleh Jabar Ekspres, total bencana di tahun 2023 ada 569 peristiwa yang menyebabkan bencana. Dari 569 bencana yang terjadi, peristiwa tersebut didominasi oleh tanah longsor. Hingga saat ini untuk korban jiwa yang tercatat hanya 1 orang. (Mg9).

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan