JABAR EKSPRES – Penyelenggaraan Piala Dunia U-17 di Stadion Si Jalak Harupat (SJH) telah berakhir. Pertandingan yang tersaji di akhir mempertemukan antara Jerman melawan Amerika dan Argentina melawan Venezuela dibabak 16 besar, Senin (21/11/2023).
Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan, hasil evaluasi selama penyelenggaraan Piala Dunia U17 yang dimulai sejak 7 hari lalu tidak ditemukan adanya tindak pidana dan kejadian kriminalitas.
Kusworo mengaku, selama gelaran Piala Dunia ini masyarakat yang datang menyaksikan setiap pertandingannya selalu dengan suasana yang kooperatif.
Baca Juga:Website Pemkot Bandung Diretas, Diskominfo Pastikan Laman Kembali NormalGebyar Layanan Terpadu UMK 2023 di Bandung, Pemprov Jabar Pikat Ribuan Pelaku Usaha untuk Urus Perizinan
Suasana atau situasi kendaraan lalu lintas juga sangat lancar dan semua masyarakat berparkir kendaraannya di Gedong Budaya Sabilulungan (GBS) maupun di Lapangan Upakarti sesuai dengan aturannya.
“Pada saat penonton datang itu suasana atau situasi kendaraan juga lalu lintas lancar. Semua kooperatif penonton, semua berparkir kendaraan nya di GBS maupun lapangan upakarti. Kemudian kami antar dengan kendaraan dishub penonton ke SJH. Kembalinya pun kami jemput,” jelasnya.
Selain itu, kendaraan yang terparkir baik di GBS dan Lapang Upakarti juga menurutnya sangat aman dan tidak ada tindakan pencurian.
“Alhamdulilah tidak ada peristiwa tindak pidana, tidak ada kecurian motor, mobil, tidak ada pengrusakan, tidak ada copet,” tuturnya.
Adapun untuk pengamanan para pemain maupun wasit kata Kusworo, dari titik latihan hingga balik ke hotel dan juga hingga ke titik pertandingan tidak mengalami keterlambatan.
“Dan alhamdulilah hingga hari terakhir keamanan dapat kita jaga dan pada saat pergeseran pemain maupun wasit dan dari titik latihan baik dari hotel ataupun sampai dengan titik lapangan pertandingan alhamdulilah tidak ada keterlambatan semua berjalan dengan lancar,” ungkapnya.
