Jabar Ekspres – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian meminta kepala daerah segera menyelesaikan persoalan inflasi yang ditemui di sejumlah daerah.
Di Pulau Jawa, salah satunya Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjadi salah satu daerah dengan Indeks Perkembangan Harga (IPH) tertinggi.
Selain KBB, wilayah di Jawa dengan IPH tinggi yakni Blora, Semarang, Gunung Kidul, Blitar, Kebumen, Serang, Pasuruan, Tegal, dan Jombang.
Baca Juga:Tiga Koperasi Terbaik di Kota Bandung Raih Predikat Sehat pada Penilaian Tahun 2023Sukses Terapkan Konsep FYP, Tim Dance SMA BPK Penabur Cirebon Tampil Ciamik
Terkait komoditas beras, Tito meminta kepala daerah ikut mengintervensi ketersediaan stok dan memastikan distribusi berjalan lancar. Sedangkan untuk mengantisipasi inflasi dari harga cabai Pemda harus kerjasama dengan daerah lain serta menggalakkan gerakan menanam.
Menanggapi hal tersebut, Pj Bupati Bandung Barat Arsan Latif membenarkan hal itu. Dirinya mengaku jika IPH di Kabupaten Bandung Barat saat ini masih tinggi.
Kendati begitu, Arsan menegaskan, untuk menekan inflasi terutama pada komoditas beras. Pemda Bandung Barat telah menyalurkan program operasi beras murah di 5 kecamatan.
“450 ton beras sudah disalurkan kepada masyarakat melalui operasi pasar murah. Sementara untuk cabai rawit dan cabai merah harganya yang tinggi murni karena kendala di stok ketersediaan barangnya,” kata Arsan di Ngamprah, Selasa (21/11/2023).
Ia mengatakan, untuk menekan inflasi pada komoditas cabe merah, Pemda Bandung Barat telah menyediakan 2.000 bibit dan penyediaan pupuk. Itu dilakukan guna mengantisipasi ketersediaan cabe merah.
“Untuk beras kita sudah kerjasama dengan Bulog. Sedangkan untuk cabe merah kita sudah intruksikan dinas terkait agar menyalurkan bibit dan pupuk. Antisipasi ini kita lakukan agar ketersedian cabe merah di kemudian hari aman,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua MPI KNPI KBB, Lili Supriatna meminta Pemda Bandung Barat agar lebih fokus dalam pengendalian inflasi. Pasalnya, KBB saat ini mendapat atensi langsung dari Mendagri.
