JABAR EKSPRES – Kelanjutan revitalisasi Banjar Water Park (BWP) oleh pihak ketiga kini mandeg. Tak ada kelanjutan lagi pasca pembangunan wahana edukasi The Mummy.
Menurut Kabag Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setda Kota Banjar, Tatang Nugraha, pihaknya sudah melayangkan surat teguran kedua kepada pihak investor. Pasalnya, tak ada kejelasan dan kelanjutan terkait pengelolaan Banjar Water Park.
Menurut Tatang, alasan investor tidak melanjutkan lagi pengelolaan BWP lantaran terkendala biaya.
Baca Juga:OTT Pj Bupati Sorong, KPK Amankan Rp1,8 M dan Jam Tangan Mewah de Braga by ARTOTEL Tawarkan Pengalaman One Stop Staycation
“Jadi ada kendala keuangan di investornya. Sejauh ini mereka sudah menggelontorkan sekitar Rp600 juta untuk menghidupkan lagi BWP. Namun sekarang, setelah kita datangi langsung ke sana (kantor investor), mereka meminta waktu untuk mengumpulkan lagi anggaran untuk pengelolaan BWP,” kata Tatang Nugraha.
Rencananya, kata dia, jika tak kunjung ada kejelasan pengelolaan, pihaknya akan mengevaluasi kembali kontrak kerja sama dengan investor tersebut.
“Deadline akhir Desember, jika masih tidak ada kejelasan maka kita evaluasi lagi kontrak kerja samanya,” kata dia.
Kemudian, lanjut Tatang, jika rencananya pihak ketiga diputus kerja samanya, maka Pemkot Banjar akan kembali mencari investor lain untuk mengelola Banjar Water Park.
