SMAN 2 Cimahi Gencar Lakukan Pengolahan Sampah Mandiri Melalui Program P5 Gaya Hidup Berkelanjutan

SMAN 2 Cimahi Gencar Lakukan Pengolahan Sampah Mandiri Melalui Program P5 Gaya Hidup Berkelanjutan
Ilustrasi pengelolaan sampah (Nareeta Martin/Unsplash)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – SMAN 2 Cimahi menggelar Program P5 yang fokus pada pengolahan sampah. Para siswa diberdayakan melalui modul panduan untuk pendoman terkait materi mengurangi dampak sampah, khususnya dalam menghadapi masa darurat sampah di Kota Cimahi.

Mengangkat konsep ‘Gaya Hidup Berkelanjutan’, program P5 diarahkan pada pengolahan sampah. Sekolah mengambil inisiatif dengan mengintegrasikan program P5 dalam pengolahan sampah mandiri, melibatkan siswa dalam praktiknya.

Anni Kristiani Yunandami, Waka Kurikulum, menyampaikan bahwa Cimahi tengah menghadapi darurat sampah, mendorong inisiatif pengolahan sampah mandiri di sekolah. Guru-guru memberikan kebebasan kepada siswa untuk memilih metode pengolahan sampah sesuai preferensi masing-masing.

Baca Juga:Kisruh Sengketa Lahan di Cijeruk Polres dan BPN Ukur Tanah, Kades Ngaku BingungPengunjung Puncak Kaget, Makan Sukro Harus Bayar Rp30 Ribu

“Siswa itu berkolaborasi untuk ikut memecahkan permasalahan sampah, karena P5 ini dilaksanakan pada hari Rabu dan Jumat pada saat itu mereka mulai beraktivitas melaksanakan kegiatan. Seperti bercocok tanam dengan media tanah mereka juga boleh menggunakan media air seperti hydroponik,” jelas Anni.

Ke depannya, sampah-sampah yang sudah diolah para siswa nantinya dapat terus berkelanjutan untuk mengurangi sampah dari sekolah. Sehingga, pihak sekolah akan merencanakan strategi untuk menjual sampah ke Bank Samici.

“Berdasarkan edaran dari Dinas Pendidikan, sampah itu harus dikelola secara mandiri dan sudah ada sosialisasi tentang sampah yang tidak boleh keluar dari sekolah. Maka dari itu, upaya kami dengan adanya program P5 itu dapat mengurangi sampah yang keluar, terutama sampah plastik. Rencananya juga sampah plastik akan diolah menjadi produk yang dapat didaur ulang atau di jual ke Bank Sampah Samici,” imbuhnya.

0 Komentar