Sambut Ajang Piala Dunia U-17 di Si Jalak Harupat, Kadispora: 100 Persen Siap!

JABAR EKSPRES –  Piala Dunia U-17 di gelar di Stadion Si Jalak Harupat (SJH), 11 November 2023.

Pemerintah Kabupaten Bandung kini sudah matang dalam segala persiapan untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U-17.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung, Kawaludin mengatakan sebelum SJH ditunjuk menjadi salah satu venue penyelenggaraan pertandingan Piala Dunia, SJH sendiri masih jauh dibawah stadion lain.

Namun seiring dengan perjalanan panjang yang telah dilalui akhirnya kesiapan Stadion Si Jalak Harupat untuk menjadi tuan rumah turnamen prestisius ini akhirnya terealisasi.

“Di awal tahun 2023 kita ditetapkan menjadi salah satu stadion untuk penyelenggaraan Piala Dunia U-20. Waktu itu ranking kita (Si Jalak Harupat) ada di peringkat terbawah di antara 5 stadion lainnya dari aspek infrastruktur,” ujar Kawaludin saat ditemui di Soreang, Kamis (9/11/2023).

Kawaludin menambahkan, meski pada awalnya SJH ini berada di peringkat terbawah, namun dengan dengan tekad serta upaya maksimal dengan didukung bantuan dari pemerintah pusat dan provinsi SJH berhasil memperbaiki infrastruktur utama dan menjadi salah satu venue pertandingan.

“Infrastruktur yang dulu belum sesuai dengan standar FIFA, kini telah memenuhi rekomendasi resmi Seperti lapangan, sistem drainase, rumput lapangan yang diperbaiki dengan teknologi pitch stitching, pagar pembatas, kursi penonton, atap stadion, lapangan parkir, lampu penerangan, dan trek atletik yang diperbarui,” katanya.

Dengan segala perbaikan yang telah dilakukan, akhirnya stadion kebanggaan masyarakat Kabupaten Bandung ini siap menyelenggarakan gelaran prestisius tersebut.

“Hingga sekarang kita sudah 100% siap untuk menyambut Piala Dunia U-17,” tuturnya.

Selain itu, kata Kawaludi, dalam hal keamanan pun baik FIFA dan pemerintah Kabupaten Bandung juga telah bekerja sama untuk memastikan agar keamanan dan ketertiban maksimal.

Seperti adanya Infrastruktur keamanan yang meliputi tangga darurat, pemantauan CCTV, lampu penerangan jalan umum yang telah diperbaiki, pagar pengaman, dan berbagai unsur keamanan dari aparat terkait seperti polisi, TNI, Satpol PP, BPBD, Damkar, dan Dishub.

“Keamanan yang paling penting adalah jika para penonton juga bersikap tertib maka dipastikan kondisi pun akan aman,” terangnya.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan