Leni berharap, semoga musim kemarau segera berakhir agar setidaknya para petani kembali dapat menanam cabai serta memanen kualitas cabai yang bagus, tentu adanya penurunan hingga sirkulasi dapat kembali normal.
Sementara itu, salah seorang pembeli cabai Tia Rosmianingsih (32) mengharapkan agar harga cabai dan sayuran lainya kembali normal.
“Tiap hari saya pasti beli cabai, soalnya kebutuhan per hari juga, tapi sekarang kan kalau mahal gini jadi bingung,” ungkapnya.
Baca Juga:Breaking News! Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Taman Sari BogorRentetan Hasil Positif, Bojan Hodak Tetap Waspadai Kekuatan PSS Sleman
Tia yang mengaku berwirusaha sebagai pedagang makanan olahan bersyaratkan cabai, mengaku bingung. Sebab, ia mencontohkan, jika seblak yang dijualnya seharga Rp5.000 sampai dengan 10.000,- per per porsinya tak bisa menaikan harganya lagi.
“Saya berharap harga cabai khususnya menjadi murah lagi, jangan terlalu mahal seperti sekarang ini. Kembali normal seperti biasanya,” tuturnya.
Tia yang setiap harinya berbelanja sayuran, khususnya cabai rawit dan cabai domba merasa keberatan, ia berharap ada perhatian dari pemerintah untuk tidak menaikan harga cabai terlalu mahal.
