“Kita melihat bahwa ada ketidak seriusan dalam inovasi teknologi pengolahan sampah,” sambung Ariel.
Apabila meninjau kembali tentang nihilnya penyelesaian pengolahan sampah di Kota Bandung, pihak GMNI sudah tentu menyalahkan pemegang sistem, yakni Pemkot Bandung.
