Jelang Pemilu 2024, KBB Tercatat sebagai Wilayah Rawan Konflik Politik

JABAR EKSPRES – Kabupaten Bandung Barat (KBB) salah satu dari sembilan daerah di Jawa Barat (Jabar), tercatat masuk dalam wilayah rawan konflik politik jelang Pemilu 2024 mendatang.

Diketahui, pada 19 Desember 2022 lalu, Bawaslu RI meluncurkan Indeks Kerawan Pemilu (IKP). Dalam indeks itu, sembilan daerah di Jabar masuk dalam kategori kerawanan paling tinggi.

Dari penilaian IKP itu, sembilan daerah ini mendapat skor tertinggi kategori rawan jelang Pemilu 2024, untuk wilayah Kabupaten Bandung Barat sendiri mendapat nilai skor 59,93.

Baca juga: DPC PDIP Kabupaten Bandung Sambut Baik Mahfud MD Jadi Cawapres Ganjar Pranowo

Menanggapi hal ini, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Bandung Barat membenarkan jika wilayah KBB menjadi daerah berpotensi konflik. Kendati demikian, sejauh ini wilayah tersebut diklaim kondusif.

“Kita akan terjun ke wilayah-wilayah di Bandung Barat untuk memetakan tingkat kerawanan konflik. Jadi kita akan lakukan survei dulu berdasarkan pembagian 5 daerah pemilihan atau Dapil di Bandung Barat,” kata Kepala Bidang Politik Dalam Negeri (Poldagri) pada Bakesbangpol KBB, Didin Suhendar, Rabu 18 Oktober 2023.

Selain itu, upaya pencegahan konflik Pemilu bakal digencarkan oleh tim terpadu (Timdu) yang diisi berbagai unsur, seperti TNI, Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), serta beberapa organisasi perangkat daerah (OPD). Timdu ini akan melakukan serangkaian sosialisasi pencegahan konflik sosial.

“Jadi kami juga di Kesbangpol ada Timdu dari berbagai unsur. Tim ini juga akan bergerak dan mengantisipasi segala kemungkinan konflik,” katanya.

“Potensi kerawanan di tahapan pemilu juga terus diawasi bersama. Kerawanan kami kontrol terus dan sejauh ini masih belum ditemukan. Situasi di KBB masih sangat kondusif,” tambahnya.

Selain itu, Ia pun mengajak masyarakat Bandung Barat untuk lebih meningkatkan sikap toleransi, terutama untuk pemilihan presiden (Pilpres) pada Februari 2024 mendatang.

“Perbedaan pendapat seharusnya tidak harus sampai merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Karena pemilu yang berjalan damai akan melanjutkan pada pembangunan dan pemerintahan untuk kesejahteraan masyarakat,” tandasnya. (Mg5)

Baca juga: Mahfud MD Jadi Cawapres Ganjar, PDIP Jabar Optimis Menang

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan