Dih Jorok! TPS Liar Menghiasi Jalan di Kabupaten Bandung, Warga Mengeluh 

JABAR EKSPRES – Di sejumlah titik di Soreang Kabupaten Bandung terdapat beberapa Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar. Bahkan, TPS Liar ini hampir menghiasi sepanjang jalan Gading Tutuka.

Dalam pantauan Jabar Ekspres, Rabu (11/10/2023) TPS liar yang ada di seberang Gapura Kampung Cipeer, Desa Cingcin, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Sampah ini menghiasi jalan hingga 7 meter dan memakan jalan protokol.

Warga Kampung Cipeer, Sugih Yuandi (34) mengatakan TPS liar itu terjadi akibat keterlambatan armada pengangkutan sampah.

BACA JUGA: Duh, Kekeringan di Jabar Makin Meluas! Ratusan KK Terdampak hingga Sulit Dapat Air Bersih

“Sudah tidak aneh, emang selalu kaya gitu di sini. Dan juga yang buangnya bukan warga sini juga tapi ada warga lain juga yang ikut buat kesini,” ujar Sugih, Rabu (11/10/2023).

Sugih menjelaskan, adanya keterlambatan pengangkutan sampah ini setelah adanya kebakaran di TPA Sarimukti beberapa waktu.

“Memang sekarang jadi terlambat setelah kejadian kebakaran kemarin, saya juga kurang tau sudah berapa lama belum di angkutnya,” katanya.

Diakuinya, warga sekitar juga kerap melakukan pembakaran untuk menangani penumpukan sampah akibat keterlambatan ini.

“Kalau lama di angkut pasti warga bertindak sendiri dengan cara membakar sampah biasanya,” tuturnya.

Sugih mengaku sangat terngganggu dengan bau yang menyengat.

“Pasti lah kalau ditanya ke ganggu ya jelas, ini aja baunya banget, pengennya mah segera ditangani,” terangnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Patra Zaenudin (29) salah satu pedagang makanan di sekitar TPS liar. Dirinya pun mengungkap adanya TPS liar sangat mengganggu penjualannya.

“Saya sebenarnya buka pagi dan kalau pas buka pasti bau banget, orang yang mau beli juga jadi enggak mau,” kata dia.

Patra menyebut, selain mengganggu dengan adanya TPS liar ini, juga bisa memberikan dampak yang buruk untuk kesehatan.

Dirinya pun sudah meminta agar pengurus setempat untuk secepatnya mengangkut sampah, karena banyak pelanggannya yang ikut protes terkait adanya TPS liar ini.

“Saya juga sudah minta diangkut tapi belum ada, ya pastinya ke ganggu banget, biasanya jam makan siang ada yang beli sekarang jadi kurang bahkan kalau beli selalu minta dibungkus,” tuturnya.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan