JABAR EKSPRES – Israel secara resmi menyatakan perang setelah diserang oleh kelompok militan Palestina, Hamas, dalam apa yang disebut sebagai “Operasi Badai Al Aqsa.” Lebih dari 5.000 roket diluncurkan oleh Hamas ke arah Israel, menandai serangan besar-besaran.
Juru Bicara Militer Israel, Daniel Hagari, mengonfirmasi bahwa serangan Hamas datang dari berbagai arah, baik darat, udara, maupun laut. Keberhasilan militan Hamas menembus wilayah Israel, yang dijaga ketat oleh militer, menambah kompleksitas situasi.
Kurang dari 24 jam setelah serangan Hamas, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Kabinet Israel secara resmi mendeklarasikan perang. Deklarasi ini menjadi perang pertama Israel sejak Perang Yom Kippur pada tahun 1973.
Baca Juga:Ini Dia! 8 Tips Kesehatan Untuk Anak KosHah! Nonton Youtube Dibayar Saldo DANA Rp200.000 Gratis Perhari? Klik Disini
Dengan deklarasi perang ini, militer Israel diberikan lampu hijau untuk mengerahkan kekuatan secara signifikan dalam upaya menanggapi serangan Hamas yang meluas. Situasi di Timur Tengah semakin tegang dengan deklarasi perang ini. Tetap terhubung untuk pembaruan lebih lanjut.
