Warga Desa Cangkuang Kabupaten Bandung Dapat Bantuan Sumur Bor Air Bersih 

JABAR EKSPRES – Polresta Bandung gelar peresmian bantuan sumur bor untuk air bersih di Kampung Lembur Suuk, Desa Cangkuang, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, Jumat (6/10/2023).

“Alhamdulilah pada pagi hari ini kami melaksanakan kegiatan peresmian pemakaian air bersih dengan bantuan sumur bor Polresta Bandung di mana masyarakat di Desa Cangkuang ini sudah mengalami kekeringan selama 3 bulan,” ujar Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo saat ditemui di Cangkuang, Jumat (6/10/2023).

BACA JUGA: Fitur Unggulan HP Galaxy A05s dan  A05, Dilengkapi  3 Kamera dan Internal Memori 128GB 

Kusworo mengatakan di Kampung Lembur Suuk ini sebagian masyarakat masih menggunakan sumur.

“Jadi memang sebagian besar masyarakatnya tidak menggunakan pdam masih menggunakan sumur, yang mana setiap bulan ini sumurnya kering,” katanya.

Setelah mendapat informasi terkait hal itu, pihaknya langsung mendatangi dan membangun sumur bor untuk keperluan air warga Kampung Lembur Suuk.

“Selama kurang lebih 2 minggu kami membangun sumur bor ini dan alhamdulilah 228 KK yang tadinya kekurangan air bisa terpenuhi air bersihnya sehingga kehidupannya insha allah semakin bersih semakin sehat dan semakin bisa termanfaatkan dengan baik,” tuturnya.

Dalam membangun sumur bor ini pihaknya bersama anggota polres dan juga hamba Allah bergotongroyong memberikan sebagian rezekinya sehingga bisa membangun.

“Baik rekan-rekan di kepolisian ataupun rekan-rekan tokoh masyarakat yang menyampaikan sebagai hamba allah yang tidak ingin namanya disebutkan yang penting insya allah bisa termanfaatkan dengan baik oleh masyarakat sekitar,” terangnya.

Warga Kampung Lembur Suuk, Asep (43) mengaku sangat terbantu sekali dengan adanya air bersih ini. Menurutnya di Kampungnya ini sudah mengalami kekeringan sekitar 3 bulan yang lalu.

“Yang pasti sangat terbantu, apalagi disini sudah 3 bulan kita alami kekeringan,” kata Asep.

Selama ini untuk kebutuhan air bersih diwilayahnya tersebut menggunakan air sumur ataupun PDAM yang terkadang mati.

“PDAM kadang seminggu itu dua kali nyala. Jadi gak sempat nampung,” ujarnya.

“Alhamdulillah masih ada yang ngasih, kalau gak gitu, ya kita susah air. Soalnya kebutuhan air itu nomer satu,” terangnya.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan