JABAR EKSPRES – Peristiwa penganiayaan dilingkungan sekolah kembali terjadi, kali ini menimpa seorang siswa SMP di Kota Cimahi yang ditusuk temannya sendiri menggunakan pulpen saat berada di aula sekolah pada Jumat (29/9).
Peristiwa berdarah siswa SMP tusuk teman di Cimahi ini belum diketahui motifnya, namun diduga pelaku yang juga siswa SMP yang sama merasa kesal dengan korban. Hingga menusuknya secar amembabi buta dan berhasil melukai korban dibeberapa bagian tubuhnya.
Akibatnya korban mengalami luka-luka hingga berdarah dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Baca Juga:Mengatasi dan Mencegah Kebotakan Rambut, Ternyata Makan Ikan Sangat BerpengaruhDibantu Donatur dan Relawan, Akhirnya Dua Jenazah Terlantar Bisa Dimakamkan
Penusukan hingga terjadi luka-luka tersebut dilakukan dengan menggunakan pulpen yang ujungnya terbuat dari besi. sehingga bisa melukai tubuh dan menimbulkan pendarahan.
Dilansir dari instagram @abaoutbdgcom, peristiwa penganiayaan yang terjadi dilingkungan sekolah ini dibenarkan oleh Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Luthfi Olot Gigantara. Dia mengaku mendapat laporan tersebut dan langsung melakukan beberapa langkah penyelidikan, untuk menangani kasus penganiayaan tersebut.
“Betul, kami memperoleh informasi adanya tindak pidana penganiayaan atau penusukan yang terjadi di salah satu sekolah di wilayah Cimahi Tengah melibatkan korban siswa dan diduga dilakukan teman sekolah,” Ungkap AKP Luthfi.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukannya terhadap pelaku, diperoleh informasi bahwa aksinya dilakukan saat jam istirahat di ruang aula sekolah. Dia mengaku kesal dan langsung menusuk-nusuk korban menggunakan pulpen berujung besi yang biasa digunakan untuk menulis.
“Kejadiannya saat mereka sedang jam istirahat belajar di sekitar aula sekolah. Terduga pelaku melakukan penganiayaan dengan cara melukai korbannya di beberapa bagian tubuh, yaitu di paha, ketiak, dan lengan menggunakan pulpen ujung besi,” sambung AKP Lutfi.
Saat ini pelaku yang masih dibwah umur sudah diamankan untuk menjalani proses penyidikan. Sedangkan korban yang sempat berada di rumah sakit, kondisinya sudah membaik. Meski luka yang dialamimnya belum sepenuhnya sembuh.
