Puluhan Siswa SD di Bandung Barat Dilarikan ke RS Akibat Keracunan Jajanan Cimin, 1 Orang Meninggal Dunia

Usai Menyantap Jajanan Cimin, 32 Siswa SD di Bandung Barat Mengalami Keracunan. Kamis (28/9). Foto Jabarekspres
Usai Menyantap Jajanan Cimin, 32 Siswa SD di Bandung Barat Mengalami Keracunan. Kamis (28/9). Foto Jabarekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – 32 siswa SDN 3 Jati, Desa Saguling, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat (KBB) harus mendapatkan penanganan medis usai diduga mengalami gejala keracunan makanan.

Mereka mengalami gangguan pencernaan setelah mengonsumsi jajanan aci mini (cimin) yang mereka dapat dari pedagang di sekitar SD Negeri 3 Jati, pada Selasa (26/9/2203).

Ua mengatakan, setelah korban mengonsumsi jajanan Cimin goreng. Korban mengalami muntah-muntah, dan BAB terus menerus.

Baca Juga:Perubahan APBD 2023 Jabar Disetujui, Banggar Beri Catatan Soal Kekeringan hingga Realisasi TPPAS Legok NangkaBRUTAL! Karena Cemburu, Pria Ini Renggut Nyawa Kekasih di Vila Kabupaten Bandung

Karena itu lanjut dia, petugas puskesmas langsung melakukan penelusuran untuk melakukan pengambilan sampel jajanan untuk selanjutnya dikirim ke laboratorium kesehatan.

“Kejadian luar biasa (KLB) keracunan makanan terindikasi dari jajanan cimin yang berbumbu pedas tapi itu belum bisa kami pastikan penyebabnya. Sekarang tim surveilans dari petugas puskesmas lagi mengambil sampel makanan yang bersangkutan,” ungkap Burhan.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) Hernawan Widjajanto menegaskan, untuk memastikan penyebab keracunan, Dinkes KBB mengambil sampel bumbu tabur pedas untuk diuji di laboratorium.

“Bumbu tabur pedas sudah kita ambil untuk diperiksa di laboratorium. Dengan demikian akan ketahuan penyebab keracunannya,” ucap Hernawan.

“Sementara korban meninggal saat mendapat penanganan medis di RS Dustira. Almarhum memiliki riwayat penyakit comorbid thalasemia atau kelainan darah bawaan dan rutin kontrol ke RSHS Bandung,” bebernya. (Mg5)

0 Komentar