JABAR EKSPRES – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) akan segera mengambil langkah untuk kembali menjemput bola dengan memanfaatkan peluang yang dibawa oleh beroperasinya Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) secara komersial pada 1 Oktober 2023.
Penjabat (Pj) Gubernur Jabar Bey Triadi Machmudin mengatakan pemprov setempat akan segera berkoordinasi dengan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) untuk menerapkan sejumlah strategi.
Seperti keikutsertaan sejumlah asosiasi untuk mendukung operasional dan mendapatkan keuntungan dari peluang kegiatan KCJB.
Baca Juga:Jelang Pemilu 2024, Wajah Gibran Rakabuming Nangkring Terpampang di Angkot Pantura, Sosok Pemimpin Muda?Bantuan Pangan Tahap Dua Dimulai, Ribuan Ton Beras Disalurkan ke Masyarakat Cirebon
“Jangan menunggu. Mungkin orang baru mau coba-coba, puter-puter (jalan-jalan), jadi harus disiapkan. Entah kuliner atau yang lainnya. Presentasi yang detail tentang kerajinan Jawa Barat. Kita dorong UMKM di Tegalluar dan Padalarang,” katanya pula.
Mengenai akses menuju stasiun KCJB di sekitar Kota Bandung, khususnya Padalarang dan Tegalluar, Bey mengatakan sudah mulai melakukan persiapan.
“Jadi kereta cepat itu berhenti di Padalarang dan sudah ada jalur langsung ke Stasiun Kota Bandung, KCJB berhenti di Tegalluar. Di sana sudah ada shuttle, baik itu bus DAMRI maupun yang lain,” katanya.
