Kedua, Kesehatan untuk Hidup Sejahtera. Dalam kesepakatan global di PBB, Kesehatan warga mejadi salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Ini agar tercipta kehidupan yang sehat, sehinga berdampak pada kesejahteraan bagi semua orang.
Indikatornya dapat dilihat melaui pemenuhan gizi masyarakat, sistem kesehatan nasional, akses kesehatan dan reproduksi, Keluarga Berencana (KB), serta sanitasi dan air bersih. DPR berwenang mengawal kebijakan pemerintah dari segi anggaran dan kebijakan. Dengan begitu, Rasyid Rajasa yakin mampu memperjuangkan hak-hak warga Dapil I Jabar untuk mewujudkan hidup sehat dan sejahtera.
Ketiga, Pendapatan & Daya Beli Masyarakat : Kemampuan setiap orang untuk mencukupi kebutuhannya, sangat dipengaruhi dari sejuah mana ketersediaan akses terhadap pekerjaan. Dengan bekerja, maka setiap orang bisa membeli makanan, pakaian, serta kebutuhan lainnya.
Baca Juga:Kuasa Hukum Kemenag Bantah Pengosongan Lahan UIII Terjadi SengketaRasyid Rajasa Ingin Wujudkan Politik Anggaran Pro-Rakyat
Termasuk meningkatkan daya beli. Meski begitu, tidak semua penduduk di Indonesia mendapatkan akses yang sama untuk pekerjaan. Ketatnya persaingan dan tuntutan dunia kerja akan keahlian dan pendidikan, membuat mereka tidak bisa mendapatkan pekerjaan yang layak.
Dalam jangka panjang, hal ini akan memicu melebarnya rasio gini (kesenjangan) yang tidak sehat bagi ekonomi secara keseluruhan. DPR memiliki ruang untuk melakukan pengawasan terhadap program-program pemerataan, sehingga semua kelompok dalam masyarakat, memiliki akses yang relatif sama atas pekerjaan dan pendapatan.
Keempat, Infrastruktur untuk Pertumbuhan Ekonomi : Pembangunan infrastruktur berperan penting dalam memacu pertumbuhan ekonomi. Baik di tingkat nasional maupun daerah, serta mengurangi pengangguran, mengentaskan kemiskinan dan tentunya meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Oleh karenanya, DPR dapat memaksimalkan fungsinya dalam penyusunan kebijakan publik, pengawasan, serta penganggaran, untuk mengawal pembangunan infrastruktur hingga ke kabupaten, kota, kecamatan hingga desa. Rasyid Rajasa akan fokus dalam memperjuangkan infrastruktur dasar untuk warga Kota Bandung dan Kota Cimahi, seperti pembangunan jalan dan pengembangan sistem moda transporasi modern.
Menurut Rasyid Rajasa, kita tidak hanya perlu memperlancar akses dari dan menuju Kota Bandung. Tidak kalah pentingnya adalah menata transportasi di dalam kota serta tata kota yang mengikuti kaedah sistem berkelanjutan.
Kelima, Pembangungan yang Berwawasan Lingkungan : Masalah global climate change adalah riil, dan kita sudah merasakan dampaknya. Isu ini memerlukan perhatian yang sangat serius. Jawabannya, pembangunan berwawasan lingkungan yang berguna untuk, pertama, meminimalisir eksploitasi SDA.
