JABAR EKSPRES – Kurangnya bukti rekaman aksi vandalisme di ruang kelas SDN 3 Rejasari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat membuat polisi kesulitan membekuk para pelakunya. Pemerhati pendidikan di Kota Banjar, Diky Agustaf menyayangkan kurangnya sarana prasarana pendukung seperti CCTV di sekolah tersebut.
Kasat Reskrim Polres Banjar Polda Jabar AKP Ali Jupri mengatakan, pihaknya tengah melakukn penyelidikan mendalam atas kasus Vandalisme yang para pelakunya mencorat coret ruang kelas bertuliskan kelompok motor XTC menggunakan cat semprot.
“Kami sedang melakukan penyelidikan,” kata AKP Ali Jupri. (CEP)
