JABAR ESKSPRES – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) turut ancang-ancang menyambut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Salah satunya dengan menyiapkan dana cadangan untuk pemilihan umum Gubernur dan Wakil Gubernur.
Rinciannya bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya sebesar Rp2,34 triliun. Lalu pencairan dana cadangan Rp129,53 miliar yang akan digunakan untuk pemenuhan hibah kepada KPU dan Bawaslu. Serta penerimaan kembali pemberian pinjaman daerah program dana bergulir Dakabalarea Rp462,35 juta.
Dalam PAPBD itu pula, belanja daerah juga dirancang naik sebesar Rp2,42 triliun. Dari semula Rp33,93 triliun menjadi Rp 36,35 triliun. Dengan rincian belanja operasi sebesar Rp18,89 triliun, belanja modal Rp2,61 triliun, belanja tidak terduga Rp 293,14 miliar, dan belanja transfer Rp293,14 miliar.
Baca Juga:Puan Maharani Sebut AHY dan Ridwan Kamil Tak Mungkin Jadi bakal Cawapres Ganjar Pranowo, Mengapa?Heboh Isu Penganiayaan oleh Menteri saat Rapat Terbatas di Istana, Begini Tanggapan Presiden Jokowi
“Belanja modal bertambah Rp 63,40 miliar karena ada kewajiban pembayaran sisa pekerjaan dan pelaksanaan prioritas pembangunan akhir 2023,” sambungnya.
Sementara untuk target pendapatan daerah juga dirancang naik sebesar Rp1,13 triliun. Dari Rp34,13 triliun menjadi Rp35,27 triliun. Rinciannya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp24,80 triliun, Pendapatan transfer Rp10,37 triliun, Lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp106,57 miliar. (son)
