Soroti Dugaan Intimidasi Oknum Guru pada Murid SMKN 1 Depok, Kadisdik Jabar Bakal Turun Tangan

JABAR EKSPRES – Marak beredar pesan suara intimidasi yang dilakukan oknum guru di SMKN 1 Depok yang beralamat di Jalan Raya Tapos, Gang Bhakti Suci, Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos, Kota Depok, mendapat sorotan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Pasalnya, intimidasi yang dilakukan oleh oknum guru SMKN 1 Depok kepada siswa terjadi akibat adanya dugaan pungutan liar atau pungli di sekolah sudah tidak dapat ditolerir. Isu dugaan pungli pun tak luput dari sorotan Kadisdik Jabar.

BACA JUGA: Staf Bakar Sampah, Gudang Pesawat di Depok Malah Terbakar

Bahkan Kadisdik Jabar, Wahyu Mijaya mengatakan pihaknya mengaku akan menegur langsung sekolah yang bersangkutan.

“Memang tidak dibenarkan melakukan intimidasi apapun bentuknya,” kata Wahyu Mijaya, Kamis, 14 September 2023.

BACA JUGA: Ramai Permintaan Uang Sumbangan di SMKN 1 Kota Depok, Begini Tanggapan Disdik Jabar

Jika memang ada intimidasi terhadap siswa karena adanya pungli di SMKN 1 Depok, Kadisdik Jabar mengaku akan menegur sekolah yang bersangkutan. Karena memang tidak dibenarkan untuk melakukan intimidasi terhadap murid dengan cara-cara yang menyudutkan siswa.

“Jika itu memang ada intimidasi, kami akan lakukan teguran kepada sekolah yang bersangkutan,” kata Wahyu Mijaya.

Belum lagi masalah dugaan pungli juga belum selesai, sehingga pihak sekolah diharapkan menahan tindakan tersebut, sehingga masalahnya tidak melebar kemana-mana.

“Ini saja dugaan punglinya belum selesai, jangan malah masalahnya menjadi lebar kemana-mana,” lanjutnya.

Namun menurutnya, jika tindakan yang dilakukan merupakan himbauan pihaknya bisa memaklumi karena seorang guru memang harus mengayomi dan mendidik muridnya, tapi jangan melakukan tindakan intimidasi.

Sementara itu, Wakil Kepala SMKN 1 Depok Bidang Kemitraan, Enden mengaku akan mencari tahu siapa pelaku pembuat pesan suara yang beredar.

Terkait adanya ucapan dalam pesan suara tersebut yang mengarah pada SMKN 1 Depok, karena yang bersangkutan mengucapkan nama Kepala Sekolah SMKN 1 Depok, Tatang, dan TO 1 yang mengarah kepada Teknik Otomotif, Enden pun tetap membantah.

“Kami sedang mencari tahu juga, (siapa pelakunya, red),” kata Enden saat dikonfirmasi, Kamis, 14 September 2023.

Dia mengatakan sebenarnya sekolah tidak ada arahan apapun kepada guru untuk melakukan sosialisasi atau araha terkait arahan terhadap siswa soal intimidasi yang dilakukan.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan