Komnas HAM menginformasikan bahwa mereka telah membentuk Tim Ad Hoc Penyelidik Kasus Pelanggaran HAM Berat terkait pembunuhan Munir, dan proses penyelidikan dijanjikan akan selesai pada akhir tahun ini.
Renne memperingatkan bahwa jika negara tidak segera bertindak dalam kasus ini, perlindungan terhadap pembela HAM di masa mendatang akan terancam.
Renne juga berharap Komnas HAM akan menetapkan kasus pembunuhan Munir sebagai kasus Pelanggaran HAM Berat dan memberikan informasi yang jelas dan terang mengenai proses penanganannya kepada publik.
Baca Juga:Kisah Dramatis Mantan Tentara yang dengan Cerdik Kabur dari Sel Penjara InggrisMembongkar Skema Ponzi yang Diduga Dilakukan FEC, Simak Selengkapnya di Sini!
Pembunuhan Munir Said Thalib terjadi pada 7 September 2004 dalam penerbangan Jakarta – Amsterdam.
Meskipun tanggal kematiannya telah ditetapkan sebagai Hari Perlindungan Pembela Hak Asasi Manusia, upaya untuk mengungkap aktor intelektual di balik pembunuhan ini harus terus dilakukan.
