Pelida, Upaya Entaskan Sampah Kota Bandung dari Dapur

JABAR EKSPRES – Pelida atau Pengolahan Limbah Dapur sukses mengentaskan permasalahan sampah organik di Kota Bandung. Dengan hanya menggunakan pipa berukuran 3 inchi, jumlah sampah organik berhasil ditekan.

Ace Setiadi adalah penggagas Pelida ini. Dia menjelaskan, Pelida ini sudah 3 bulan diproduksi dan sukses menekan sampah organik di Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung.

“Sampai saat ini sudah ada 250 unit yang dibuat, tapi memang belum semua disebar, baru 30 unit. Sebab kami ingin masyarakat harus tahu dulu cara penggunaannya dan betul-betul komitmen untuk mengolah sampah dapur rumah tangga,” jelas Ace Setiadi, dilansir dari Pemkot Bandung.

Pria yang merupakan Ketua Forum RW Sukamaju ini mengusung konsep “Sampah dapur tidak boleh keluar dari dapur”. Harapannya, dalam setengah tahun tidak ada lagi Warga Sukamaju yang membuang sampah dapur ke TPA.

“Total rumah yang ada di Sukamaju ini 2.230. Rencananya kami targetkan 60 persen warga sudah punya Pelida dalam waktu tiga bulan ke depan. Setidaknya dengan sedikit inovasi ini kita bisa berbuat sesuatu untuk masyarakat,” ucapnya.

BACA JUGA: Kelurahan Tamansari Bandung Semakin Mandiri Mengolah Sampah Organik

Ace Setiadi menjelaskan bagaimana kerja Pelida ini. Pertama, semua sampah sisa makanan dihancurkan hingga kecil-kecil. Lalu, dimasukkan ke dalam Pelida dan dicampur dengan air gula secukupnya. Dalam seminggu, sampah itu secara perlahan akan hancur dan larut. Hasil dari itu dapat digunakan sebagai pupuk.

Banyak masyarakat di Kelurahan Sukamaju yang merasakan manfaat dari Pelida ini. Salah satunya adalah Akhmad Maulana, Ketua RT 01 RW 02 Kelurahan Sukamaju.

“Dalam waktu sebulan, hasil cairannya sampai dua botol mineral 600 mililiter. Cairannya digunakan untuk tanaman. Hasilnya lumayan bagus,” ungkap Akhmad Maulana.

“Kalau tanaman seperti cabai atau tomat itu mungkin akan lebih terlihat hasilnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Aris Rusdianto selaku Camat Cibeunying Kidul mengapresiasi upaya masyarakat dalam mengentaskan permasalahan sampah Kota Bandung.

“Kita memang pasti memproduksi sampah, tapi bagaimana caranya bijak dalam mengelolanya. Ini salah satu pemberdayaan masyarakat yang dijembatani Forum RW Sukamaju,” tuturnya. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan