JABAR EKSPRES – Dalam rapat koordinasi musim kemarau yang berkepanjangan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang resmi menjadi titik sentral pengaduan masyarakat, Selasa, 5 September 2023.
Dari hasil pembahasan tersebut, Lanjut Atang, telah diambil kesimpulan bahwa BPBD menjadi titik sentral pengaduan, terutama masalah kekeringan.
“Contoh ada pengaduan dari masyarakat yang kekurangan air bersih, masyarakat dapat mengadukanya pada kami dan kemudian BPBD akan berkoordinasi dengan pihak PDAM,” ungkapnya,
Baca Juga:Justin Barki Raih Juara ITF World Tennis Tour HongkongPasca Penetapan DCS, Bawaslu Sumedang Mengaku Nihil Aduan Masyarakat
Atang menyebut, begitupun jika ada pengaduan terkait kekeringan lahan, maka pihaknya akan melakukan koordinasi dengan SDA dan Dinas Pertanian, dan seterusnya.
“Kemudian nanti kami juga akan mengajukan anggaran penanggulangan permasalahan yang hendak dihadapi juga,” katanya.
Sementara itu, Bupati Sumedang Doni Ahmad Munir juga menekankan agar pihak Polisi Hutan lebih intens dalam melaksanakan patroli.
“Agar patroli oleh polisi hutan atau Polhut juga lebih digiatkan kembali, melihat rawanya kebakaran di musim panas yang berkepanjangan saat ini,” kata Doni memungkasi. (Mg11)
