Bejad, Seorang Ayah Rudapaksa Anak Sendiri Hingga Ratusan Kali di Tangerang

Ilustrasi ayah yang tega rudapaksa anak sendiri di Tangerang. (pixabay)
Ilustrasi ayah yang tega rudapaksa anak sendiri di Tangerang. (pixabay)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Seoranng ayah di Tangerang Banten tega rudapaksa anak kandungnya sendiri sendiri, hingga seratusan kali selama 9 tahun terakhir.

Ayah bernama Syarif Hidayah yang sudah berusia 54 tahun tersebut rudapaksa anak sendiri sejak tahun 2014 hingga sekarang.

“Sejak 9 tahun lalu, korban digauli sejak kelas 4 SD hingga sekarang, jadi dari 2014 sampai 2023,” kata Kapolsek Teluknaga AKP Zuhri Mustofa kepada wartawan.

Baca Juga:10 Makanan Ajaib yang Mampu Hambat Pertumbuhan Sel KankerViral Belasan Siswi Dibotaki Gegara Tak Pakai Ciput, Ini Hukumnya Jika Memakai Hijab Namun Rambut Masih kelihatan

Anak gadis SH yang berinisal NF kini sudah berusia 19 tahun, hal ini berarti perbuatan bejad pelaku sudah dilakukan kepada anaknya saat masih berusia 1o tahun.

Peristiwa asusila ini terungkap saat kakak NF atau anak sulung SH memergoki perbuatan cabul  ayahnya terhadap adeknya tersebut. Lalu dia melaporkan hal tersebut kepada ibunya.

Mendengar laporan tersebut, sang ibu langsung pingsan dan setelah sadar dan tenang  segera melaporkannya ke pihak kepolisian.

“Bahwa kejadian saat saksi pelapor sedang tiduran dirumah datang anak pelapor yang pertama RY, selaku kakak dari korban NF mengamuk dirumah sambil teriak-teriak “Hey, Setan Keluar Luh”, yang mana kata-kata tersebut ditujukan untuk SH,” Ungkap Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kompol Rio.

Mendapat laporan tersebut, Polisi segera mendatangi lokasi untuk mengamankan pelaku dari amukan warga.

Saat ini pelaku sudah ditahan di Mapolres Merto Tangerang Selatan. Dari hasil pemeriksaan terungkap, pelaku mengaku melakukan perbuatan asusila terhadap anak kandungnya sendiri karena tidak mendapatkannya dari istrinya yang selalu sibuk bekerja.

“Alasannya istrinya sibuk bekerja, pelayanan terhadap suami kurang,” kata Rio.

Sementara dari pemeriksaan terhadap korban diketahui, bahwa korban juga mendapatkan ancaman dari pelaku, yakni akan merusak keluarga, sehingga korban tidak berani melapor pada siapapun.

Baca Juga:Ternyata Sehari Ngopi 3 Kali Masih Aman Bahkan Bermanfaat, Cek Fungsi Kafein untuk Tubuh disiniVIRAL, 19 Siswi SMP Dibotaki Guru Gara-gara Tidak Pakai Ciput

“Ancamannya kalau korban tidak mau melayani tersangka akan merusak keluarga. Sudah, sudah ditangani dan pelaku sudah ditahan,” pungkasnya.

0 Komentar