JABAR EKSPRES – Bey Machmudin, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden mengatakan bahwa hadirnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara KTT BRICS di Afrika Selatan merupakan sebagai tamu undangan.
Negara-negara anggota BRICS juga memiliki pengaruh yang besar dalam berbagai macam bentuk kolaborasi, seperti kerja sama ekonomi, militer, hingga geopolitik.
Penduduk negara BRICS mencakupi 43 persen dari populasi dunia dan nilai perdaganagannya juga mencapai 16 persen di perdagangan global.
Baca Juga:BPBA Lakukan Penyelidikan Penyebab Terbakarnya Pesantren Gontor di AcehPemkab Lombok Lakukan Penghijauan Hutan Desa Lantan, Tanam 1.500 Bibit Pohon
BRICS terus melakukan konsolidasi diri untuk menunjukkan kekuatan geopolitik dan geoekonomi baru agar dapat mengimbangi hegemoni negara bagian Barat. Dikabarkan lebih dari 40 negara meminta bergabung dengan BRICS, seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Iran, Mesir, Bolivia, Kazakhstan, Kuba, dan Argentina.
Presiden Jokowi sendiri memiliki agenda kunjungan ke Afrika Selatan dalam kunjungan ke Afrika pada 20-25 Agustus 2023. Negara Afrika Selatan merupakan negara keempat yang dikunjungi setelah Kenya, Tanzania, dan Mozambik.
