146 Orang Ditangkap dalam Kerusuhan di Pakistan, Buntut Perusakan Al-Qur’an Hingga Penyerangan terhadap Gereja

146 Orang Ditangkap dalam Kerusuhan di Pakistan, Buntut Perusakan Al-Qur’an Hingga Penyerangan terhadap Gereja
Ilustrasi: Needpix
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sebagai imbas dari kerusuhan di Pakistan, Otoritas Pakistan dengan tegas telah memulai penyelidikan terhadap serangan brutal yang terjadi di provinsi Punjab berupa aksi pembakaran gereja.

Sehari setelah peristiwa mengerikan tersebut, 146 orang telah ditangkap oleh pihak berwenang dari kerusuhan di Pakistan ini.

Massa Muslim dikabarkan membakar lima gereja dan menyerang puluhan rumah milik komunitas Kristen setempat, mengklaim bahwa tindakan ini dilakukan sebagai respons terhadap klaim penistaan agama.

Baca Juga:DPRD DKI Jakarta Bakal Segera Terapkan WFH sebagai Respons Atas Peningkatan Polusi Udara di JakartaMengerikan! Buaya Menerkam Seorang Wanita di India Hingga Meninggal

Kejadian ini memicu salah satu gelombang kekerasan terparah yang pernah dialami oleh komunitas minoritas dalam beberapa tahun terakhir.

Gereja Salvation Army yang berlokasi di Jaranwala menjadi salah satu dari lima gereja yang mengalami kerusakan serius.

Beberapa video yang diduga diambil secara diam-diam menampilkan petugas polisi yang berdiri di tengah kerumunan penonton sementara para penyerang terus melancarkan aksinya terhadap gereja.

Serangan ini tidak hanya terbatas pada gereja-gereja, namun juga merambah rumah-rumah, bisnis, dan kuburan yang dimiliki oleh komunitas Kristen. Kekerasan ini telah melanda kota dengan populasi sekitar 230.000 jiwa.

Untuk meredam gelombang kekerasan yang meluas, ribuan personel polisi tambahan dan pasukan paramiliter telah dikerahkan ke daerah tersebut.

0 Komentar