Kuatnya Kerja Sama Rusia-China Mengundang Rasa Cemas di Amerika Serikat

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) tampak gelisah mengenai kedekatan yang semakin kuat antara Rusia dan China belakangan ini.
Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) tampak gelisah mengenai kedekatan yang semakin kuat antara Rusia dan China belakangan ini.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) tampak gelisah mengenai kedekatan yang semakin kuat antara Rusia dan China belakangan ini. Pernyataan resmi dari Kementerian tersebut menegaskan adanya “perhatian” serius terhadap hubungan yang tengah berkembang antara Moskow dan Beijing.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS, Vedant Patel, menyoroti kekhawatiran ini ketika membahas rencana pertemuan tingkat tinggi antara pejabat AS, Jepang, dan Korea Selatan yang dijadwalkan pada Jumat mendatang (18/8). Pertemuan ini direncanakan akan memusatkan perhatian pada isu China.

Patel menegaskan, “Kami juga memiliki kekhawatiran berkelanjutan mengenai perkembangan hubungan yang semakin mesra antara China dan Rusia serta tindakan-tindakan yang telah diambil oleh keduanya.” Pernyataan ini diamini oleh sumber-sumber yang dikutip dari Russia Today pada hari Rabu (16/8).

Baca Juga:Perjalanan Dua Tahun Pemerintahan Taliban: Gelombang Persekusi Terhadap Perempuan AfghanistanKorea Selatan Ambisius, Targetkan 300.000 Mahasiswa Asing Menempuh Pendidikan di Tahun 2027

Pernyataan Patel ini muncul hanya beberapa hari setelah Kementerian Pertahanan AS mengirimkan sejumlah kapal perusak rudal sebagai tanggapan atas patroli gabungan kapal China dan Rusia di perairan Alaska.

Beberapa anggota parlemen dari Partai Republik AS bahkan menyebut aksi patroli ini sebagai bentuk “serangan”. Senator Alaska, Dan Sullivan, tidak ragu menyebut tindakan China dan Rusia sebagai “agresi otoriter.”

Namun, Rusia tetap mantap dalam niatnya untuk melanjutkan latihan militer bersama China. Latihan tersebut direncanakan akan dilakukan di sejumlah lokasi strategis seperti Laut Jepang, Selat La Perouse, Laut Okhotsk, dan Selat Kamchatka.

0 Komentar