Tragedi Memilukan: 58 Nyawa Melayang Akibat Banjir-Tanah Longsor di India

Dalam dampak tragis dari banjir dan tanah longsor yang menerjang, sedikitnya 58 nyawa telah melayang, termasuk sembilan jiwa yang terperangkap dalam runtuhnya sebuah kuil yang populer di India.
Dalam dampak tragis dari banjir dan tanah longsor yang menerjang, sedikitnya 58 nyawa telah melayang, termasuk sembilan jiwa yang terperangkap dalam runtuhnya sebuah kuil yang populer di India.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dalam dampak tragis dari banjir dan tanah longsor yang menerjang, sedikitnya 58 nyawa telah melayang, termasuk sembilan jiwa yang terperangkap dalam runtuhnya sebuah kuil yang populer di India. Tim penyelamat sedang berjuang keras untuk menemukan mereka yang dikhawatirkan hilang akibat bencana ini.

Hujan lebat yang tak henti-hentinya telah merusakkan kendaraan, meruntuhkan bangunan, dan bahkan menghancurkan jembatan-jembatan penting di dua negara bagian utara, yakni Himachal Pradesh dan Uttarakhand, yang terletak di kawasan Himalaya.

“Sedang berlangsung upaya besar-besaran untuk memberikan bantuan dan penyelamatan,” ungkap Sukhvinder Singh Sukhu, Menteri Utama negara bagian tersebut, dalam pernyataannya pada Senin (14/8), malam waktu setempat.

Baca Juga:Breaking News: AS Bersiap Menangkap Mantan Presiden Donald TrumpMasa Depan Kendaraan Listrik: Mobilitas Ramah Lingkungan

Sukhu sebelumnya menyatakan keprihatinannya atas kemungkinan hingga 20 orang lainnya masih terperangkap di bawah puing-puing akibat tanah longsor. Ia juga mengimbau warga agar tetap berada di dalam rumah dan menjauhi daerah sekitar sungai yang rawan bahaya.

Perdana Menteri India, Narendra Modi, turut merasakan duka cita mendalam akibat bencana alam ini. Dalam pidato tahunan di Red Fort, New Delhi, Modi menegaskan komitmennya untuk membantu para keluarga yang terdampak.

0 Komentar