JABAR EKSPRES – Menara Kujang Sapasang yang dibangun berdasarkan ide kepariwisataan di kawasan Jatigede Kabupaten Sumedang, akhirnya diresmikan Gubernur Jabar pada Minggu 14 Agustus 2023.
Dalam acara tersebut, Ridwan Kamil bersama Bupati Sumedang Doni Ahmad Munir menekan sirine sebagai tanda telah diresmikanya Menara Kujang Sapasang.
“Kalau semua bendungan hanya menjadi fungsi ekologis, itu hanya menyelesaikan setengah urusan. Tapi kalau ditambahkan fungsi sosial, ekonomi, kepariwisataan maka lengkaplah fungsi dari inprastrukturnya itu,” lanjutnya.
Baca Juga:Edisi Khusus Gamer, Coca-Cola dan Riot Games Luncurkan Ultimate Zero Sugar, Rasakan Experience Points!Dorong Perkebunan Sebagai Transformasi Ekonomi, Mentan Perkuat Pertanian Bandung
“Singkat cerita, Kang Emil menemukan saya melalui temanya di Bandung, penawaran itu setelah proses tim Kang Emil mencari ke wilayah Boyolali,” kata Samarinda kepada JabarEkspres.com
“Sedangkan di Boyolali itu merupakan pengrajin kuningan tapi ketok, seperti kujang kecil-kecil, terus kaya mangkuk-mangkuk itu kerjaanya orang Boyolali.” ucapnya.
Sementara pembuatan menara ini diperlukan struktur, seni dan lain sebagainya.
“Kemudian tim dari kedinasanya menemui saya dan ngobrol, akhirnya saya buatkan miniatur dan lain sebagainya. Itu mulai fari membuat miniatur itu ribet juga, rumit kan kecil soalnya. Tapi setelah itu tim dinas yakin dan yasudah lanjut pengerjaan di lapangan,” singkatnya.
Terkait pemaknaan dan falsafah dari menara kujang sapasang tersebut, Samarinda mengaku mendapatkan pesan khusus dari Gubernur Jabar
