JABAR EKSPRES – Kebakaran hutan dahsyat yang melanda pulau indah Hawaii ini telah menimbulkan kerusakan besar dan korban jiwa yang mengguncang warga setempat.
Rumah sakit di Maui terjebak dalam situasi krisis, dengan sejumlah besar pasien luka bakar dan keracunan asap akibat kebakaran hutan di Hawaii ini.
Puluhan korban tewas, dengan jumlah yang terus bertambah, telah menjadi korban dari amukan kebakaran hutan yang tak terkendali ini.
Baca Juga:7 Rekomendasi HP Terbaik, Cuma Para Sultan yang Punya!Badai Matahari yang Kuat Melumpuhkan Listrik di Seluruh Amerika Utara
Kebakaran yang merusakkan tanah di Maui dan pulau sekitarnya terutama Pulau Besar Hawaii, disebabkan oleh kombinasi fatal kondisi cuaca ekstrem.
Ahli meteorologi terkemuka, Robert Bohlin dari National Weather Service (NWS) di Honolulu, menjelaskan bahwa faktor-faktor seperti angin kencang, vegetasi kering, dan tingkat kelembapan yang rendah telah membentuk panggung bagi kebakaran ini.
Kekeringan yang parah, yang sudah lama melanda berbagai wilayah di negara bagian ini, menjadi lebih parah akibat angin pasat yang melemah, mengakibatkan kelangkaan hujan.
Perbedaan tekanan ini mendorong angin bertiup dengan kencang. Robert Bohlin menjelaskan bahwa saat ini Hawaii berada di “sweet spot” antara dua pusat tekanan ini, yang mengakibatkan angin kencang yang mampu mempercepat pergerakan api.
Pantulan medan yang terjal di pulau ini juga berperan dalam memperkuat kecepatan angin, yang pada gilirannya dapat dengan cepat membantu api menyebar.
