Terungkap! DPRD Kota Bandung Beberkan Fakta Soal Usulan CCTV di Dishub

JABAR EKSPRES – Sidang lanjutan suap proyek Bandung Smart City kembali membongkar fakta baru. Kali ini Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung Yudi Cahyadi mengungkapkan soal usulan CCTV di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung.

Yudi Cahyadi membenarkan bahwa usulan CCTV di Dishub Kota Bandung dilakukan saat rapat badan anggaran (Banggar). Selain itu, Yudi Cahyadi juga menerangkan bahwa usulan itu dilaksanakan dalam rapat Banggar yang membahas rancangan APBD Perubahan Kota Bandung tahun 2022.

Lebih lanjut, Yudi Cahyadi mengatakan bahwa dalam rapat Banggar selain hadir tim anggaran pemerintah daerah atau TPAD juga hadir Kepala Dinas.

BACA JUGA: Ditanya Soal Fee Proyek dalam Sidang Lanjutan, Kepala Dishub Kota Bandung Ngaku Terlibat

“Jadi dalam rapat Banggar selain hadir tim anggaran pemerintah daerah (TAPD), juga hadir Kepala Dinas, ketika itu disampaikan Ketua TAPD ada penambahan usulan salah satunya Dishub yakni CCTV dan penerangan jalan,” kata Yudi Cahyadi dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung, dikutip JabarEkspres.com pada Rabu, 10 Agustus 2023.

Dalam rapat tersebut, kata Yudi Cahyadi, akhirnya diputuskan bahwa harus ada penambahan anggaran untuk pengadaan CCTV dan penerangan jalan umum (PJU) untuk menindaklanjuti isu ramainya aksi kejahatan di jalan dan gelapnya Kota Bandung.

“Yang jadi pembahasan salah satunya terkait PJU ya karena waktu itu lagi banyak begal, sampai temuan di lapangan ada tempat gelap kemudian dikritik juga soal CCTV,” katanya.

BACA JUGA: Inilah Sang Aktor Pemilihan Vendor Pengerjaan Pengadaan Barang dan Jasa Dishub Kota Bandung

Namun ketika ditanyakan berapa penambahannya, Yudi Cahyadi mengaku tidak ingat persis, hanya diperkirakan olehnya mencapai Rp20 miliar lebih untuk pengadaan CCTV dan PJU.

“Untuk PJU belasan miliar, kalau tidak salah Rp19 miliar. Kalau CCTV saya tidak ingat. Totalnya lebih dari Rp20 miliar,” lanjutnya.

Ketika disinggung soal adanya dana yang dialirkan yang disebut “dana ketok palu” ke DPRD untuk memuluskan langkah pengesahan pengadaan pada Dishub dalam rancangan APBD Perubahan, Yudi mengaku tidak tahu menahu. Bahkan ketika ditanya adakah rapat susulan dengan eks Sekdishub Khairur Rijal dan Kadishub Dadang Darmawan yang saat ini juga berstatus tersangka, dirinya mengaku tidak ada rapat susulan untuk membahas anggaran tambahan dalam APBD Perubahan.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan