Imbas El Nino, BPBD Bandung Barat Imbau Waspadai Kebakaran Hutan dan Lahan

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kamis (27/23). Dok Pixabay.com
Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kamis (27/23). Dok Pixabay.com
0 Komentar

El Nino adalah fenomena pemanasan Suhu Muka Laut (SML) di atas kondisi normal yang terjadi di Samudera Pasifik bagian tengah dan timur yang mengakibatkan bergesernya potensi pertumbuhan awan sehingga mengurangi curah hujan.

Mengutip dari keterangan BMKG, selain memicu kekeringan, minimnya curah hujan yang terjadi dampak dari El Nino juga akan berpotensi meningkatkan jumlah titik api. Sehingga hal ini makin meningkatkan kondisi kerawanan untuk terjadi kebakaran hutan dan lahan.

BMKG menyebut, sektor-sektor yang terdampak El Nino seperti sektor pertanian, terutama tanaman pangan semusim yang sangat mengandalkan air. Situasi saat ini perlu diantisipasi agar tidak berdampak pada gagal panen yang dapat berujung pada krisis pangan.

Baca Juga:Cegah Korupsi Kembali Terjadi, Pj Walkot Cimahi Lakukan 2 Aturan, Apa Saja?Polemik Lahan Kebun Binatang Tak Kunjung Usai, Plh Walkot Bandung: Bukan Cari Keributan

“Sektor-sektor yang terdampak seperti sektor pertanian, terutama tanaman pangan semusim yang sangat mengandalkan air. Situasi saat ini perlu diantisipasi agar tidak berdampak pada gagal panen yang dapat berujung pada krisis pangan,” tulis Humas BMKG dalam keterangannya. (Mg5)

0 Komentar