Penemuan atau viralnya ikan kiamat ini diunggah oleh instruktur selam bernama Wang Cheng-Ru, melalui akun Instagram pribadinya pada bulan Juni lalu. Banyak orang yang merasa khawatir dengan temuan ikan tersebut karena kehadiran lubang-lubang mengerikan di tubuhnya. Tak sedikit pula warganet yang percaya bahwa ikan raksasa ini merupakan salah satu spesies yang memberikan pertanda bencana.
Ikan raksasa ini memang berbeda dengan ikan lainnya karena cara berenangnya yang vertikal atau tegak lurus dengan tubuh yang tinggi dan besar. Meskipun para peneliti menyebutnya sebagai oarfish, ikan ini biasanya ditemukan pada kedalaman 200 hingga 1000 kaki di bawah permukaan air laut.
Oarfish juga telah diakui sebagai ikan bertulang terpanjang di dunia oleh Guinness World Records. Pada tahun 1963, sebuah oarfish ditemukan di New Jersey dengan panjang diperkirakan mencapai 50 kaki.
Baca Juga:Manfaat Buah Mangga untuk Kesehatan, Simak di SiniKisruh Virgoun dan Inara Rusli Semakin Memanas
Namun, Profesor Ilmu Perikanan dari Kagoshima University, Hiroyuki Motomura menambahkan bahwa tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan adanya keterkaitan antara viralnya “ikan kiamat” atau oarfish dan bencana. Menurutnya, ikan oarfish mungkin muncul ke permukaan ketika kondisi habitat mereka sedang buruk.
