Jangan Bungkus Daging Kurban dengan Kantong Kresek! Ini Bahayanya

JABAR EKSPRES- Momen Idul Adha merupakan momen dimana semua masyarakat akan dibagikan daging kurban entah itu daging sapi atau kambing. Namun yang harus diperhatikan adalah penggunaan pembungkus yang digunakan untuk membagikan daging kurban. Dimana dianjurkan tidak menggunakan kantong kresek saat membagikan daging kurban.

Kantong kresek adalah jenis kantong plastik yang umumnya terbuat dari bahan polietilena berdensitas rendah (LDPE) atau polietilena berdensitas tinggi (HDPE).

Kantong kresek sering digunakan untuk membungkus atau mengemas barang-barang, termasuk makanan, karena sifatnya yang mudah digunakan, murah, dan tahan air.

Namun, kantong kresek juga memiliki dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia.

Dampak Negatif Kantong Kresek untuk Bungkus Daging Kurban

Ancaman yang ditimbulkan oleh penggunaan kantong kresek untuk membungkus daging kurban antara lain:

Pencemaran Lingkungan

Kantong kresek terbuat dari bahan plastik yang sulit terurai secara alami. Jika kantong kresek yang digunakan untuk membungkus daging kurban dibuang sembarangan, dapat menyebabkan pencemaran lingkungan, terutama di lautan dan sungai. Hewan laut dan satwa liar dapat terperangkap atau tertelan oleh sampah plastik ini, menyebabkan dampak yang merugikan bagi ekosistem.

 

Bahaya bagi Hewan

Jika kantong kresek yang digunakan untuk membungkus daging kurban tidak dibuang dengan benar, hewan-hewan di sekitar area pemotongan dapat berisiko terjerat atau menelan kantong tersebut. Hal ini dapat menyebabkan cedera, gangguan pencernaan, atau bahkan kematian bagi hewan-hewan tersebut.

 

Kontaminasi Makanan

Bahan plastik dalam kantong kresek dapat melepaskan zat-zat kimia berbahaya ketika terpapar panas atau bahan makanan yang bersifat asam. Jika daging kurban dibungkus dengan kantong kresek yang tidak tahan panas atau mengandung bahan beracun, dapat terjadi kontaminasi pada daging yang dapat membahayakan kesehatan konsumen.

 

Penularan Penyakit

Jika kantong kresek yang digunakan untuk membungkus daging tidak dibersihkan dengan baik atau tidak memenuhi standar kebersihan, ada risiko penularan penyakit melalui kontak dengan daging yang terkontaminasi. Bakteri dan patogen lainnya dapat berkembang biak di dalam kantong kresek dan menyebar ke daging.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan