Jelang Idul Adha, Dinas Pertanian Kabupaten Bandung Pastikan Hewan Kurban Sehat

Jelang Idul Adha, Dinas Pertanian Kabupaten Bandung Pastikan Hewan Kurban Sehat / Agi Jabar Ekspres
Jelang Idul Adha, Dinas Pertanian Kabupaten Bandung Pastikan Hewan Kurban Sehat / Agi Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Menjelang hari Raya Idul Adha pemerintah Kabupaten Bandung memastikan hewan kurban di wilayahnya sehat.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung Ningning Hendasah menyebut, saat ini 10 Puskeswan (Pusat Kesehatan Hewan) di jaga 4 petugas.

“Jadi alhamdulilah semua hewan kurban sudah di cek kesehatannya dan aman semua untuk dilakukan penyembelihan,” ujar Ningning saat ditemui, Senin 26 Juni 2023.

Baca Juga:PPDB Tahap Dua Jalur Zonasi Telah Dibuka, Disdik Jabar Sebut Tak Ada Maksimal dan Minimal Ketentuan JarakPelaku Pencurian Mobil dan Motor di Cisarua Kabupaten Bogor Ditangkap!

Ningning menjelaskan pemeriksaan hewan kurban yang ada di wilayah Kabupaten Bandung ini terbilang sulit.  Terlebih, luas wilayah Kabupaten Bandung mencapai 31 Kecamatan.

“Jadi ada sekitar 40 petugas dan ditambah dengan petugas dari dinas pertanian sebanyak 10 orang,” katanya.

Meski begitu kata Ningning, pihaknya tetap berupaya untuk memeriksa semua hewan kurban yang ada di wilayah Kabupaten Bandung dengan merangkul relawan.

“Tapi kita juga tetap melatih beberapa puluhan orang Juru Sembelih Halal (Julaiha) dengan memberi pemahaman terkait hewan halal sehat yang berasal dari Majelis Ulama Indonesia di 31 Kecamatan di Kabupaten Bandung,” jelasnya.

Pihaknya pun melibatkan RPH (Rumah Potong Hewan) karena sudah terbiasa untuk menjagal hewan kurban.

“Dan mereka ini kan memiliki sertifikat halal,” terangnya.

Adapun terkait pemeriksaan hewan Ningning menyebut jika pihaknya sudah melakukan pemeriksaan ke berbagai penjual lapak hewan kurban dan memang sticker sehat pada hewan tersebut.

“Jadi kalau yang sudah diperiksa dan sehat nantinya akan kami pasar stocker dan poster di lapaknya dan juga memberikan keterangan jumlah hewan dan kondisi kesehatannya serta akan dipasangkan ear tag pada hewan kurban,” tuturnya.

Baca Juga:H-2 Lebaran Idul Adha, Pedagang Hewan Kurban di Kabupaten Bandung Keluhkan Sepi PembeliMantan Kepsek di Bogor Ditemukan Gantung Diri, Polisi Masih Selidiki Motifnya

Sedangkan, ia memberikan sticker dan juga melarang pedagang tersebut menjualnya pada pedagang yang menjual hewan kurban yang tak sehat.

“Kalau di lapak dagang atau peternakan yang sakit, itu tidak akan diberi stiker, dan dilarang menjual hewan kurban,” lanjutnya.

Untuk jumlah kurban tahun ini di Kabupaten Bandung Ningning menyebut kebanyakan didominasi oleh sapi yang mencapai hampir 20 ribuan lebih sedangkan untuk domba tidak banyak.

0 Komentar