Tingkatkan Keselamatan Berkendara, Satlantas Polresta Bogor Periksa Kesehatan Sopir Angkot dan Pengemudi Ojol

Tingkatkan Keselamatan Berkendara, Satlantas Polresta Bogor Periksa Kesehatan Sopir Angkot dan Pengemudi Ojol
Kasat Lantas Polresta Bogor Kota, Kompol Galih Apria bersama jajaran saat menyaksikan sopir angkot dan pengemudi ojol melakukan pemeriksaan kesehatan, Sabtu (17/6). (Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bogor Kota menggelar pemeriksaan kesehatan gratis untuk sopir angkutan kota (Angkot) dan pengemudi ojek online (Ojol) di depan Terminal Baranangsiang pada Sabtu, 17 Juni 2023.

Berdasarkan pantauan Jabar Ekspres kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB hingga siang hari itu menghadirkan sejumlah tim medis dan diikuti puluhan pengendara angkot maupun ojol.

Dalam kesempatan itu, petugas menjaring satu persatu pengemudi angkot dan ojol yang melintas, kemudian digiring ke meja pemeriksaan kesehatan.

Baca Juga:Kapal Penangkap Ikan Ilegal Berbendera Malaysia Masuk ke Wilayah Indonesia!Ja Morant Memphis Grizzlies Diskors 25 Pertandingan oleh NBA

“Kami bersama dokter kesehatan dari Polresta Bogor Kota dalam rangka Bhakti Kesehatan memperingati Hari Bhayangkara ke-77, mencoba menyentuh sopir angkot dan pengendara ojol,” kata Kasat Lantas Polresta Bogor Kota, Kompol Galih Apria usai kegiatan tersebut.

Menurutnya, kondisi kesehatan para pengemudi jasa transportasi umum harus selalu dijaga guna memberikan kepastian bagi para penumpang agar terhindar dari hal-hal yang tak diinginkan.

Disamping itu, sambung dia, tentunya menjadi modal dasar guna menjaga keselamatan dalam berlalulintas. Maka dari itu pihaknya berupaya mengingatkan para pengemudi angkutan umum untuk rutin memeriksa kesehatan.

“Keselamatan penumpang juga tergantung daripada kondisi kesehatan sopir angkot itu sendiri,” sebutnya.

Galih memaparkan, para pengemudi kerap kali mengabaikan tentang kondisi tubuhnya, sehingga berdampak terhadap aktivitas keseharian dan fatalnya dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

“Seperti kejadian dalam beberapa waktu lalu, banyak sopir angkot yang dibantu oleh petugas kami lantaran kelelahan. Ada yang pingsan di dalam angkot, ada yang kejang dan sebagainya,” tuturnya.

“Sehingga, hal itu yang menginisiasi kami memeriksa kesehatan performa sopir angkot itu sendiri,” lanjut Galih.

Baca Juga:Euro 2024 Qualifying Results: England and France Feast on GoalsKabupaten Bandung Sukses Gelar CSS XXI 2023

Dalam kegiatan itu, pihaknya berhasil menjaring 50 sopir angkot dan pengemudi ojol. Usai dilakukan sejumlah pemeriksaan kesehatan, dari jumlah itu 6 di antaranya didapati memiliki kadar gula darah yang cukup tinggi.

Sejumlah pengemudi yang memiliki riwayat penyakit kemudian diberikan edukasi tentang menjaga pola hidup sehat, serta diberikan rujukan untuk pemeriksaan kesehatan secara rutin.

0 Komentar