Di tengah wawancara, telepon Aldi Taher berulang kali terputus karena ada panggilan masuk, yang menambah tingkah uniknya.
Saat di tanya tentang apa yang akan di perjuangkannya jika dia menjadi anggota komisi di DPR, Aldi Taher malah memimpin pembacaan Al Fatihah. Ia mengajak semua orang untuk bersama-sama membacanya.
Pada akhir wawancara, Aldi Taher membagikan yel-yelnya, “Gak usah pilih Aldi Taher,” dan bahkan menyanyikan mars Perindo.
Baca Juga:Pinjaman Online Tanpa Jaminan dengan Bunga Rendah Hanya 1,75%Investasi Cerdas untuk Pemula dengan Modal Terbatas!
Tingkahnya di TV ini lah yang menghibur dan menggelitik membuat publik semakin terhibur.
Aldi Taher dengan ceria menyampaikan yel-yelnya, “Gak usah pilih Aldi Taher,” sambil meriah menyanyikan mars Perindo.
Reaksi publik terhadap penampilan Aldi Taher ini begitu positif. Video wawancara dan momen lucunya dengan cepat menyebar di media sosial.
Netizen memberikan beragam komentar, memuji keceriaannya yang menghadirkan hiburan sekaligus memberikan pesan-pesan yang menarik.
Banyak yang menyambut dengan tawa dan senyuman, menganggap Aldi Taher sebagai sosok yang membawa semangat dan keceriaan dalam dunia politik yang sering kali serius dan tegang.
Berbagai outlet berita meliput tentang Aldi Taher dan tingkah kocaknya yang menghibur para warnanet.
Tokoh yang biasanya terlihat serius dan formal dalam dunia politik kini berhasil menghadirkan kesegaran dan keceriaan di tengah-tengah masyarakat.
Baca Juga:Cara Dapat Dollar Tercepat di 2023, Cek Sekarang!Miris!! Aksi Viral Acara Brownis TransTV Menggegerkan Twitter, Warganet: Tidak Habis Pikir!
Sikap Aldi Taher yang tidak hanya fokus pada seriusnya dunia politik, tetapi juga menghadirkan kegembiraan dan semangat hidup, menunjukkan bahwa politik tidak harus selalu membosankan dan tegang.
Dalam suasana yang penuh tekanan dan ketegangan, keceriaan Aldi Taher mampu membawa sedikit kebahagiaan dan mengingatkan kita akan pentingnya tetap menjaga semangat positif.
Kehadiran Aldi Taher dalam dunia politik juga memberikan contoh tentang pentingnya kesederhanaan dan keterbukaan.
Dalam wawancara tersebut, Aldi Taher dengan jujur mengakui kebingungannya dan menekankan bahwa kebingungan adalah hal yang manusiawi.
