Imbas Revitalisasi Jembatan Otista, Dewan Minta Pemkot Bogor Fokus Urus Pelaku Usaha

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Akhmad Saeful Bahri. (Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Akhmad Saeful Bahri. (Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
0 Komentar

Maka dari itu, sambung dia, selain memberi perhatian kepada pelaku UMKM, kiranya penurunan okupansi hotel di Kota Bogor juga harus menjadi perhatian.

“Dari penyampaian yang disampaikan OPD terkait, dampak ekonomi diminggu pertama pembangunan pelaku usaha mengalami penurunan omset hampir 60 persen. Namun, seiring adanya rekayasa lalin dan solusi lainnya angka ini terus menurun,” paparnya.

Dengan begitu, Komisi IV DPRD Kota Bogor pun menekankan Pemkot Bogor harus segera mengambil langkah cepat dan strategis serta solutif, dengan mengkaji dan mengkalkulasi potensi dampak kerugian yang bakal dihadapi ke depan.

Baca Juga:Nasib Tenaga Honorer Tahun ini, BKD Jabar: 36 Ribu non ASN Belum Diangkat PPPKNgaku Sama dengan Asha di Film Kajiman: Iblis Terkejam Penagih Janji, Aghniny Haque Masih Disuapin Ibu

“Harapan kami, jangan sampai berpengaruh dan terdampak juga terhadap APBD Kota Bogor. Ingat loh, bukan hanya Jalan Otista yang terdampak (ada juga) Jalan Pajajaran, Sudirman dan ruas jalan lainya juga harus dikaji dampak ekonomisnya. Maka dari itu, kami meminta Pemkot Bogor untuk menyiapkan skenario untuk menjaga stabilitas perekonomian dan pemulihan ekonomi pasca pendemi,” tandasnya.

0 Komentar