Meski begitu, berdasarkan perencanaan awal Insfrastruktur di Desa Pangauban akan difokuskan pada perbaikan kerusakan yang ada di empat titik.
Titik pertama di STA 2000 sampai 2400 meter, kedua 3000 sampai 3200 meter, Sementara itu, titik ketiga STA 3700 sampai 4200 meter dan terakhir STA 4 4300 sampai 4800 meter.
‘’Jadi itu, total 1,6 kilo. 4 titik dalam satu ruas,” cetus dia.
Untuk melakukan perbaikan ini, pihaknya sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat. Sehingga dalam waktu dekat akan segera dilakukan.
Baca Juga:Pendapatan Restribusi Kota Cimahi Parkir Hanya Rp 750 JutaUsulan Rutilahu Kota Bandung Banyak Terkendala Status Lahan
Untuk diketahui, mengutip data dari halaman LPSE Kabupaten Bandung perbaikan Insfrastruktur di Desa Pangauban pada 2023 ini hanya dianggarkan sebesar Rp 280 juta saja.
Artinya perbaikan kemungkinan besar perbaikan jalan akan dilakukan dengan cara menutup atau menambal lubang di sepanjang Pangauban-Giri Mukti yang ada di empat tititk itu.
keberadaan insfrastruktur di Pangauban- Giri Mukti sebetulnya pernah diperbaiki secara keseluruhan pada 2019 lalu dengan menelan anggaran Rp 3 Miliar.
Bahkan pada tahun anggaran 2018 Jalan Pangauban juga sempat dianggarkan. Namun pada pelaksanaannya mengalami gagal lelang. (uwt/yan).
