Kenali Ciri-Ciri Raja Singa dan Tahapannya, Penyakit yang bisa Tidak Terdeteksi selama Bertahun-Tahun

Raja Singa
Salah satu ciri-ciri Raja Singa, terdapat bintik merah pada tubuh. (Foto: Shutterstock)
0 Komentar

Ruam ini biasanya tidak gatal dan dapat disertai dengan luka layaknya kutil di mulut atau area sensitif. Bahkan, beberapa orang juga mengalami nyeri otot, kerontokan rambut, demam, sakit tenggorokan, dan pembengkakan getah bening.

Gejala ini dapat saja menghilang dalam beberapa minggu atau datang dan pergi berulang kali selama setahun.

  1. Tahapan Laten

Andai seseorang yang tidak mendapatkan pengobatan terhadap Raja Singa ini, maka penyakit ini akan masuk ke dalam tahapan laten (tersembunyi). Tahapan ini bisa berlangsung selama bertahun-tahun. Tahapan ini pun tidak akan pernah kembali ke tahapan sebelumnya. Yang paling berbahaya adalah Raja Singa ini bisa masuk ke tahapan tersier.

Baca Juga:Gerindra Jawa Barat Targetkan Juara, Perpindahan Gerbong Dedi Mulyadi dan Anaknya Bawa Energi Baru10 Kawasan Kumuh di Kota Cimahi, 4 Wilayah akan Ditata Segera

Tahapan ini, pengidap akan mengalami kerusakan pada syaraf, mata, otak, jantung, hati, tulang, pembuluh darah, dan persendian. Masalah ini dapat dialami selama bertahun-tahun jika tidak diobati sejak awal infeksi.

Jika mengalami keputihan yang tidak biasa, ruam, atau sakit, terutama di selangkangan, segeralah konsultasi ke dokter.

Kesimpulan

Raja Singa merupakan penyakit yang sangat berbahaya. Penyakit ini bisa saja tidak terdeteksi dan diidap oleh pengidapnya salama bertahun-tahun.

Pencegahan sejak dini sangat penting dilakukan agar Raja Singa ini tidak masuk ke tahapan yang lebih berbahaya. Segeralah lakukan konsultasi ke dokter jika mengalami keputihan yang tidak biasa, ruam, atau sakit, terutama di selangkangan. (*)

0 Komentar