Kembali Dibuka Dua Arah! Update Skenario Rekayasa Lalin di Jalur SSA Kota Bogor Versi Polresta

Kepala Satlantas Polresta Bogor Kota, Kompol Galih Apria saat memberikan keterangan di Simpang Jalan Kaptennya Muslihat, Selasa (9/5). (Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
Kepala Satlantas Polresta Bogor Kota, Kompol Galih Apria saat memberikan keterangan di Simpang Jalan Kaptennya Muslihat, Selasa (9/5). (Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan kepolisian tengah mempersiapkan pelaksana untuk menerapkan skenario rekayasa lalu lintas terbaru imbas penutupan Jalan Otto Iskandardinata (Otista) di jalur Sistem Satu Arah (SSA).

Ruas jalan dikawasan tersebut nantinya akan kembali dibuka dua arah untuk dapat dilintasi kendaraan di kedua lajurnya. Skenario itu mulai diberlakukan pada pukul 21.00 WIB, Selasa, 9 Mei 2023.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polresta Bogor Kota, Kompol Galih Apria mengaku, persiapan terkait rekayasa dua arah saat ini masih terbilang cukup baik, dengan menempatkan sejumlah fasilitas pendukung dan penghilangan separator atau pulau jalan di salah satu titik yang diprediksi akan menimbulkan kepadatan kendaraan.

Baca Juga:WHO Hapus Status Pandemi Covid-19, Dinkes Jabar Tunggu Regulasi Endemi dari PusatSoal Pengelolaan Sampah, DPRD Kota Bandung: Harus Berbasis Teknologi

“TL (Traffic Light) atau lampu merah juga sudah terpasang tadi kami cek bersama-sama, termasuk adanya pulau jalan atau taman jalan di Simpang Kapten Muslihat juga sudah diratakan termasuk penempatan traffic cone nanti menjelang jam 9 malam sudah berada di tengah-tengah untuk dilakukan rekayasa dua arah ini,” katanya saat dijumpai Selasa, 9 Mei 2023 petang.

Pihaknya memastikan sejumlah traffic light yang ada tetap aktif dan ada tiga titik penambahan traffic light di Simpang Kapten Muslihat.

“Selain penempatan personel, juga water barrier dipastikan ada. Mangkanya dari awalkan kami sampaikan bahwa rekayasa ini bisa dilakukan dengan beberapa catatan seperti traffic light, water barrier yang harus disiapkan dan lain sebagainya,” jelasnya.

Galih menggambarkan, nantinya bagi kendaraan yang memasuki Kota Bogor dari arah Gate Tol Bogor, Baranangsiang menuju arah Warung Jambu mengarah ke Jalan KS. Tubun, bisa langsung tekuk kanan menuju Simpang Lippo Kebun Raya Plaza.

Sementara bagi kendaraan yang akan mengarah Tajur, bisa langsung tekuk kiri melalui Simpang Ekalokasari.

“Yang ingin menuju Warung Jambu tadi, tidak bisa langsung lurus ke Jalan Pajajaran, tetapi bisa tekuk kiri ke Jalan Jalak Harupat dan belok kanan nanti di Simpang Sempur maupun Simpang RRI,” tuturnya.

Sedangkan, bagi kendaraan yang ingin menuju Jalan Sudirman, bisa langsung turun menuju Jalan Jalak Harupat untuk tembus di Simpang Denpom, Pintu utama Istana Bogor.

0 Komentar