Tol Cisumdawu: Jusuf Hamka Gelontorkan Dana Pribadi hingga Rp12,5 Triliun

Tol Cisumdawu: Jusuf Hamka Gelontorkan Dana Pribadi hingga Rp12,5 Triliun
Tol Cisumdawu: Jusuf Hamka Gelontorkan Dana Pribadi hingga Rp12,5 Triliun / Sumber: Instagram @jusufhamka
0 Komentar

JABAR EKSPRES — Pengusaha ternama Indonesia, M. Jusuf Hamka (Babah Alun), menggunakan dana pribadi hingga Rp12,5 triliun untuk pembangunan Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan).

Sebelumnya, Jusuf berhasil memenangkan lelang untuk pembangunan Tol Cisumdawu.

Menurutnya, hingga Desember 2022, pembangunan Tol Cisumdawu masih menggunakan dana pribadi.

Saat ini, Jusuf sudah menggelontorkan dana dengan total Rp12,5 triliun melalui salah satu perusahaan miliknya, PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP).

Sementara itu, PT CMNP menjadi pemegang saham terbesar dengan 54,59 persen.

Selanjutnya, PT Waskita Toll Road memegang saham sebesar 16,06 persen, PT Jasa Sarana sebesar 3,67 persen, dan 25,69 persen dipegang oleh PT Brantas Abipraya.

Baca Juga:Penduduk Terus Bertambah, Bandung Kian Hari Makin PadatInfo Gempa Terkini M 2,6 di Sulawesi Selatan Hari Ini 13 April 2023

Pria yang akrab disapa Babah Alun ini berencana untuk membangun 15 hektare rest area dengan fasilitas masjid, sentra UMKM, dan beberapa outlet yang menjual barang-barang branded.

“Orang bisa datang sembari berdarmawisata dan berwisata,” ujarnya pada Kamis (6/4).

Multiplier effect tidak hanya berdampak terhadap kenaikan ekonomi, tetapi berdampak juga pada kenaikan harga tanah yang signifikan.

Selain itu, Jusuf menyatakan sudah menghabiskan sekitar 80 persen pembiayaan Tol Cisumdawu dari dana pribadi.

Jusuf memberikan istilah dana tersebut sebagai ‘duit anak kampung’.

“Alhamdulillah, ‘duit anak kampung’ ini, swasta yang membangun untuk negeri. Jalan Tol Cisumdawu bukan satu-satunya (jalan yang sudah kita bangun). Kita sudah membangun enam (jalan tol lainnya),” ucap Jusuf.

Selama ini, banyak yang beranggapan bahwa pembangunan jalan tol sepenuhnya menggunakan dana milik pemerintah.

Namun, Jusuf menepis tanggapan tersebut.

Menurutnya, banyak jalan tol yang dibangun atas kerja sama antara pihak pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan swasta.

0 Komentar