JABAR EKSPRES – Jika berkunjung ke Kampung Kawung Sari, Kelurahan Wargamekar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat mata akan tertuju pada masjid unik yang memiliki bentuk menyerupai Ka’bah.
Masjid unik yang diberi nama Al-Majid ini hadir dengan ornamen Ka’bah, Hajar Aswad, Rukun Yamani, Talang Emas dan Pintu yang menyerupai Kabah sendiri.
Masjid Al-Majid ini memiliki bentuk serupa dengan ukuran yang sama dengan Ka’bah yakni 7×10 dengan kapasitas jamaah hampir 200 orang.
Baca Juga:Bahan Pokok Lain Masih Stabil, Harga Bawang Bombay di Bandung Justru MelonjakPenyesuaian Tarif PDAM, Inflasi Kota Bandung Jadi Terkendali
Masjid dengan dua lantai ini juga sering digunakan oleh warga sekitar ataupun Pondok Pesantren Aisyah Darul Majid untuk melakukan kegiatan beribadah, diantaranya adalah pengajian rutin.
Sama seperti sebelumnya, di bulan Ramadan beragam kegiatan ibadah pun hadir diantaranya program penghafalan One Day One Juz.
Pengurus bernama Haji Dahlan menceritakan awal mula masjid Al Majid ini didirikan. Dikaatakannya masjid ini mulanya adalah wakaf dari keluarganya.
“Sebenarnya ini masjid wakaf, dulu juga bentuknya buka kaya gini kecil. Karena kita berniat ingin menambah jamaah makanya diperbesar dan dibuatlah seperti ini agar menarik,” ujar Dahlan saat ditemui, 4 April 2023.
“Tadinya mau dipindahkan, karena tidak ada izin dari keluarga akhirnya yang ini diperbesar. Cuman karena nggak ada lahan lagi gimana bentuknya, jadilah Masjid Ka’bah ini,” katanya.
Selain itu kata Dahlan adanya Masjid ini ternyata membawa daya tarik tersendiri bagi masyarakat, khususnya masyarakat luar yang berniat datang ke masjid ini.
“Menambah daya tarik destinasi, kalau sabtu minggu banyak yang sepedaan pada kesini, ada juga yang warga dari luar kota datang kesini,” sebutnya.
Bahkan menurutnya ada juga masyarakat yang melakukan akad nikah disini.
Baca Juga:Nekat Buka Saat Ramadan, THM Charlie Lounge Bogor DisegelPolresta Bogor Kota Bongkar Praktik Investasi Jual Beli Harimau, 18 Korban Kena Tipu hingga Rp1 Miliar
“Ada juga yang pengen akad nikah disini di kabah ada juga kayak gitu. Tapi kita jangan mengkulturkan ini ka’bah seperti di Mekkah, karena Ka’bah juga hanya satu di Arab Saudi,” ungkapnya.
Adapun menurut Dahlan jika pembangunan Masjid Al Majid ini belum selesai, pihaknya masih berupaya agar bangunan masjid ini terus dibenahi agar para jamaah nyaman menggunakannya untuk beribadah.
