JABAR EKSPRES — Media akhir-akhir ini ramai oleh pemberitaan mengenai kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy Satrio.
Mario Dandy Satrio (MDS) merupakan anak dari seorang pejabat Ditjen Pajak, Rafael Alun Trisambodo. MDS saat ini sudah menjadi tersangka penganiayaan Cristalino David Ozora (17) yang sampai saat ini masih menjalani perawatan intensif.
Hal tersebut disampaikan secara langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Beliau mencabut Rafael Alun Trisambodo dari tugas dan tanggung jawabnya di Direktoran Jenderal Pajak (DJP).
Baca Juga:Gak Pake Lama, Pinjol Legal Tanpa Bunga Limit Rp80 Juta Cair 5 Menit!Pinjol Saldo DANA Gratis Langsung Cair Tanpa Bunga, KTP, KK, BI Checking, dan Debt Collector
Nama Rafael terkait dengan kasus penganiayaan secara brutal oleh tersangka MDS. Selain penganiayaan, Rafael juga tersorot karena gaya hidup mewah MDS dan kekayaannya yang mencapai Rp56 milyar.
Hal tersebut sejalan dengan pernyataan juru bicara keluarga D, M. Rustam, yang menyampaikan bahwa keluarga D menutup jalur damai.
“Tidak ada mediasi damai, D-nya aja seperti itu kondisinya. Kalau anak orang dipukul seperti itu, kira-kira orangtua mana yang mau proses seperti itu”.
Walaupun tidak ingin berdamai, tetapi pihak keluarga D tetap menerima permohonan maaf dan tetap melanjutkannya sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Juru bicara tersebut juga mengungkap kondisi David saat ini, yang sedikit membaik dari kemarin. Dengan menggunakan alat ukur GCS (Glasgow Comma Scale), alat penilaian untuk mengukur tingkat kesadaran seseorang.
