DPRD Kota Bandung Menilai Literasi Koperasi di Bandung Lemah

Editor:

BANDUNG – Anggota DPRD Kota Bandung Iwan Hermawan memiliki harapan besar pada Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Bandung tentang Koperasi. Ia menilai, literasi koperasi di Bandung lemah.

Sebab, dia menilai bila Raperda ini telah disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) Kota Bandung maka dampak dari fungsi Koperasi akan dirasakan oleh masyarakat.

“Harapannya ini memberikan kebermanfaatan untuk masyarakat, apalagi disisi Koperasi sebagai sokoguru perekonomian, kita coba wujudkan itu,” Harap Iwan di Bandung, Jumat (9/12).

Berdasarkan data dari Dinas Koperasi dan KUKM Kota Bandung, hingga tahun 2022, terdapat 2.447 Koperasi, namun hanya 50 persen yang memiliki sertifikat. Mirisnya, dari 50 persen tersebut, Koperasi yang berjalan masih sedikit.

Menurut Iwan Hermawan Ketua Pansus Raperda tentang Koperasi, mengatakan ini menjadi warning pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam mengembangkan Koperasi.

“Ternyata potensi Koperasi belum terlalu optimal dikembangkan di Kota Bandung. Ada 2.447 Koperasi di tahun 2022 ini dan menurut laporan Dinas Koperasi dan KUKM, hanya 50 persen yang mempunyai sertifikat dan yang berjalan dari 50 persen itu sangat sedikit,” kata Iwan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *