Agar Penyaluran Bantuan Korban Gempa di Cianjur Merata, Ini Langkah Tim Kemanusiaan BIN!

“Kita akan terus berkomunikasi dengan stakeholder, dengan jajaran (lain) terkait untuk kiranya bisa memprioritaskan desa-desa yang belum terjamah bantuan. Kami harapkan saudara-saudara kita tersebut segera mendapatkan bantuan,” ucapnya

Sementara, dalam menjalankan misi kemanusiaannya, sejak Senin (21/11) kemarin, Ajie mengungkapkan bahwa BIN telah mendirikan beberapa posko bantuan seperti yang berlokasidi di jalan lintas Labuan – Cianjur, tepatnya di Desa Cijedil, Cugenang, Kabupaten Cianjur.

Dari lokasi tersebut, kata Ajie, Tim Kemanusiaan BIN telah menyalurkan bantuan logistik ke desa-desa terdampak akibat gempa. Bahkan di posko ini juga, BIN telah menampung setidaknya ada 300 pengungsi.

“Hari ini bertambah sudah ada 300-an pengungsi. Kemarin malam tim posko sudah mendirikan lagi tenda tambahan, sekarang sudah ada 6 tenda. Lima tenda diperuntukkan untuk pengungsi, satu tenda untuk pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Bahkan di posko ini juga, Ajie mengaku telah bekerjasama dengan para Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) dari Jabodetabek untuk melakukan trauma healing terhadap anak-anak yang menjadi korban dari gempa bumi tersebut.

“Dengan trauma healing ini, kita berharap anak-anak bisa tertawa, anak-anak bisa senyum dan melupakan bencana yang terjadi. Ini ke depan akan kami intensifkan. Kami tentunya akan terus bekerja sama dengan Mapala, dalam rangka kita memberikan yang terbaik biar anak-anak itu tetap bisa tersenyum,” pungkasnya.

 

Diketahui sebelumnya, Gempa dengan kekuatan 5,6 Skala Richter (SR) yang terjadi pada Senin (21/11) siang kemarin di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menyebabkan ratusan orang meninggal dunia dan ribuan orang mengungsi. (a1/san)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *