Pemprov Jawa Barat Anggarkan Rp 45,6 M untuk Pembangunan RSUD Kota Bogor

Editor:

“Alhamdulillah di sini semua sudah siap, tenaga kesehatan, dokter, bahkan anggaran pun sudah dipersiapkan,” bebernya.

Wagub juga meminta pemerintah daerah kota dan kabupaten untuk melakukan penguatan kembali Satgas Covid-19 di tingkat kecamatan, kelurahan dan desa.

“Saya minta semua kepala daerah untuk mengaktifkan kembali Satgas yang ada di tingkat kecamatan, kelurahan dan desa. Kita semua harus berperan aktif, ayo lakukan koordinasi sesering mungkin untuk mengantisipasi kasus Covid-19 gelombang ketiga),” ajaknya.

 

Pemkot Bogor Sediakan Dana Rp 23 M

 

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya dalam laporannya menyampaikan, pihaknya sudah menyiapkan anggaran untuk penanganan Covid-19. Tak tanggung-tanggung, Pemkot Bogor menyiapkan dana sebesar Rp 23 miliar melalui ABPD plus Rp 5,6 miliar untuk pos anggaran biaya tidak terduga (BTT) sekitar Rp 5,6 miliar.

“Termasuk kesiapan nakes, alkes, oksigen kami siapkan. Saya juga laporkan ke Pak Wagub, pasiennya 13 orang dengan 1 pasien di ICU dan secara umum kondisinya ringan atau sedang, jadi belum ada indikasi yang melebihi tingkat keparahan dari varian-varian sebelumnya,” paparnya.

Selanjutnya, berkenaan progres pembangunan blok I RSUD Kota Bogor, kata Bima Arya, sejauh ini proses pengerjaan telah mencapai 70 persen. Capaian juga menunjukkan deviasi positif dari target pembangunan yang telah ditentukan.

“Pembangunan berjalan 70 persen, on the track, bahkan deviasi tinggi sekitar 9 persen, dan Insyaallah nanti di akhir Desember akan diresmikan oleh pak gubernur dan Menteri Kesehatan,” tukasnya. (yud/tur)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *