Jejak Politik Hasnaeni Wanita Emas
Hasnaeni pertama kali terjun ke dunia politik bukan mengikuti ayahnya, Max Moein di PDIP. Ia memilih bergabung dengan Partai Hanura.
Namun ia kemudian menyeberang dan bergabung dengan Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) bentukan Ryaas Rasyid.
Di partai itu, Hasnaeni didapuk sebagai salah satu ketua.
Wanita Emas ini lantas bergabung dengan Partai Demokrat dan pernah menjadi salah satu caleg DPR RI.
Baca Juga:Bio Farma Digandeng CEPI, Bersiap Hadapi Pandemi di Masa MendatangTerinspirasi Film Transformers, Pemuda Bogor Ciptakan Miniatur Robot dari Limbah
Saat itu, ia bertarung di Dapil DKI Jakarta 2 melalui dengan nomor urut 7. Tapi gagal.
Tak patah arang, Hasnaeni memutuskan maju di ajang pilkada. Tepatnya pada 2012 silam.
Saat itu, ia percaya diri bisa masuk bursa cagub.
Salah satu yang ia andalkan adalah dukungan dari 25 parpol non parlemen.
Lagi-lagi, Hasnaeni gagal. Dia tak masuk sebagai salah satu kandidat.
Sebelumnya, Hasnaeni juga pernah mengadu nasib di Pilkada Kota Tangerang Selatan pada 2010.
Saat itu, ia menggandeng Siful Jamil sebagai pendampingnya.
Namun di tengah jalan, Saiful Jamil memilih mundur dan Hasnaeni batal mendaftar sebagai calwalkot Tangsel.
Sepertai tak mau menyerah, Hasnaeni kembali mencoba peruntungan maju sebagai bakal cagub di Pilkada DKI Jakarta 2017.
Akan tetapi, Hasnaeni Wanita Emas itu tetap tidak dianggap dan kembali gagal.
Baca Juga:Atang Tegaskan Sikap DPRD Kota Bogor Terhadap GLOW Kebun Raya Bogor Tidak Berubah35 Ribu Nelayan di Jabar akan Mendapatkan Bantuan dari Pemerintah
Itulah profil Hasnaeni Wanita Emas yang kembali heboh dengan video menangis histeris mengaku rumahnya dikepung preman. (pojoksatu-red)
