Pengakuan Lengkap Agung dalam Kasus Bjorka, Suruh Jual Hp hingga Sebarkan Bjorkanisme

Editor:

MADIUN – Aparat mengaku tidak merekayasa kasus pemuda Madiun Muhammad Agung Hidayatullah alias MAH. Agung diduga terpikat lalu diperalat hacker Bjorka untuk menyebarkan paham Bjorkanisme.

Paham Bjorkanisme atau Bjorkanism memang menjadi tujuan hacker ini memperdaya orang melalui grup privat yang sengaja dibentuk hacker Bjorka di media sosial Telegram.

Pemuda Madiun berusia 21 tahun itu bercerita bahwa dirinya mengenal sosok Bjorka setelah bergabung dalam grup privat yang diduga milik Bjorka di Telegram pada awal September 2022.

Lantaran tertarik dengan unggahan-unggahan Bjorka yang berisi kritik terhadap pemerintah, Agung membuat channel khusus di Telegram dengan nama Bjorkanism pada Rabu (7/9).

Agung tiga kali menyebarkan paham Bjorkanisme melalui unggahan ulang pada 8 sampai 10 September 2021.

Namun, Agung kaget tiba-tiba dirinya menerima pesan di grup privat dalam bahasa Inggris. Pesan dari sosok yang diduga Bjorka itu awalnya menanyakan pemilik channel Bjokarnism.

Agung langsung merespons pesan Bjorka dengan menggunakan aplikasi Google Translate untuk bisa berkomunikasi dalam bahasa Inggris.

Setelah tercapai kata sepakat dimana Agung dengan sadar telah menyebarkan paham Bjorkanisme sebanyak tiga kali, hacker Bjorka lalu membeli channel milik pemuda Madiun ini seharga 100 dollar AS.

Dibayar Pakai Uang Virtual

Penjual es ini menduga sosok hacker Bjorka berbasis di luar negeri. Sebab, transaksi Bjorka dan dirinya menggunakan dollar AS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.